oleh

BEM Unismuh Makassar Kritik Menteri Pertanian RI, Ini Masalahnya

MAKASSAR – Agenda Temu Generasi Muda Pertanian Se- Indonesia KETUM BEM FP Unismuh Makassar mengkritiki regulasi dan menawarkan gagasan pada Gedung D Kementrian Pertanian Indonesia Jakarta. Rabu 30 Mei 2018

Kegiatan yang di ikuti sebanyak 221 peserta dari 33 Provinsi ini mengangkat tema “Peran Generasi Muda Mendukung Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045” yang melibatkan mahasiswa pertanian perikanan dan peternakan se-Indonesia yang di pilih 3 orang dari setiap ptovinsi.

Dalam sesi dialog dengan mentri pertanian RI, Anjas jafar Ketua BEM FP Unismuh Makassar yang merupakan perwakilan provinsi Sulawesi Selatan memberi kritikan dan tawaran terhadap kebijakan dan regulasi, “Menurut kami, harga dan peningkatan SDM di bidang pertanian saat ini terkendala pada kebijakan serta regulasi yang ada maka dari itu perlu kiranya bapak mentri pertanian membuat kebijakan dan membenahi kebijakan yang khususnya pada peningkatan SDM yakni pelatihan yang efektif untuk petani serta perlunya pengoftimalan peran penyuluh maka dari itu penyuluh yang dikirim untuk bertugas adalah penyuluh yang memiliki kapasitas yang baik” tegasnya.

Sedangkan dalam kebijakan mahasiswa semester akhir ini menambahkan, “Dalam kebijalan harga pemerintah harus mengambil peran dalam memutus rantai pemasaran yakni dengan membuat suatu regulasi atau kebijakan untuk para tengkulak tuk di himpun secara resmi agar dalam mengontrol dan menentukan harga dapat terkordinir dengan baik” pungkasnya.(I)

Komentar

News Feed