oleh

Kasus “Partai Setan” Kembali Diusut Polisi, Begini Masalahnya

JAKARTA | Usai lebaran nanti,  proses penyelidikan dugaan ujaran kebencian dituduhkan kepada Ketua Dewan Pertimbangan Partai Amanat Nasional, Amin Rais,  terus berjalan penyelidikannya.

Polda Metro Jaya menyatakan akan memanggil saksi ahli agama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk diperiksa terkait ucapan Partai Allah dan Partai Setan oleh Amien Rais, usai Idul Fitri.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (4/6) mengatakan keterangan saksi ahli agama dibutuhkan untuk menelaah perkara itu. Hal itu karena ucapan Amien erat kaitannya dengan keagamaan. Amien mengucapkan soal Partai Allah dan Partai Setan saat sedang mengisi ceramah di rumah ibadah.

Seperti diberitakan,  Amien Rais menyebut, orang-orang yang anti-Tuhan, akan otomatis bergabung dalam partai besar, yang disebutnya sebagai partai Setan. Sedangkan orang yang beriman bergabung di sebuah partai besar yang namanya hizbullah, Partai Allah.

Amien dilaporkan terkait ucapannya saat mengisi ceramah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Saat itu Amien menyebut adanya partai Allah dan partai setan.

“Sekarang ini kita harus menggerakkan seluruh kekuatan bangsa ini untuk bergabung dan kekuatan dengan sebuah partai. Bukan hanya PAN, PKS, Gerindra, tapi kelompok yang membela agama Allah, yaitu hizbullah. Untuk melawan siapa? untuk melawanhizbusyaithan,” kata Amien ketika itu.


Berselang beberapa hari kemudian, Amien dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh kelompok Cyber Indonesia. Laporan terhadap Amien Rais pun tertera dalam nomor LP/2070/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus dengan nama pelapor Aulia Fahmi. Amien dinilai telah menyebarkan ujaran kebencian. (nl

Komentar

News Feed