oleh

Pedagang CFD Gruduk Polres Gowa, Begini Tuntutannya

-Daerah-1.915 views

Puluhan pedagang yang tergabung dalam koalisi pedagang pasar car free day (CFD) melakukan unjuk rasa di depan Polres Gowa, Senin (4/6/2018). Mereka menilai penangkapan terhadap seorang warga bernama Dg Lebong adalahkekeliruan menafsirkan hukum.

Aksi pedagang CFD ini melakukan orasi secara bergantian dengan menuntut Kapolres AKBP Shinto Silitonga,  dicopot karena dianggap salah menafsirkan hukum terkait kasus penangkapan Dg Lebong.

Jenderal Lapangan aksi,  Makmur Jaya mengatakan kalau penahanan Lebong ini tidak sesuai mekanisme yang berlaku sebab bersangkutan bukan pejabat atau petugas negara  dan juga bukan termasuk koorporasi yang dianggap pungli.

“Kalau pungli kenapa tidak dijelaskan UU TIPIKORNYA mestinya Polres Gowa mengapresiasi adanya Dg. Lebong karna membantu tugasnya yaitu menjaga keamanan dan ketertiban dalam hal pasar car free day Syekh Yusuf,” jelasnya selaku jendral lapangan.

Polres Gowa mengenakan Pasal 368 KHUP tentang pemerasan dan disertai dengan ancaman akan tetapi para pedagang tidak merasa bahwa ada unsur Pemaksaan. “Buktinya,  hadir sekitar 50 orang pedagang car fre day dan mengaku tidak pernah di peras dan diancam oleh Dg.Lebong,” ujar calon ketua DPP Hipma Gowa ini.

Aksi dan tuntutan pedagang ini tak mendapat Respon Kapolres Gowa,  Shinto Silitonga hingga pengunjukrasa berjanji akan lanjutkan aksi besok siang untuk meminta kejelasan Hukum Dg.Lebong,” teriak Makmur dalam orasinya. (shanty)

Komentar

News Feed