oleh

Gegara Sapi, Kades Lengkese Merasa Diintervensi Oleh Bupati

-Daerah-4.224 views

TAKALAR- Kepala Desa Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Muhammad Nawir, mengatakan bahwa di dalam pencairan Dana Desa, kali ini harus menganggarkan pengadaan ternak.

“Kalau program ternak itu tidak ada, Dana Desa tidak bisa dicairkan. Karena Bupati Takalar yang periksa semua berkasnya,” ucapnya Rabu (6/6/2018)

Nawir juga menyampaikan bahwa perintah itu secara lisan bukan tertulis.”Sehingga saya merasa tertekan dan diintervensi dengan adanya persyaratan itu,”geramnya.

Kalau misalkan di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa itu ada program pengadaan ternak mungkin itu tidak jadi masalah.

Tetapi apabila sebaliknya, di dalam RPJMD tidak ada, itu akan menjadi temuan karena melanggar petunjuk teknis.

“Jadi kalau misalkan Kepala Desa bermasalah dengan hukum, pasti bukan Bupati Takalar yang bertanggung jawab. Karena penyampaianya secara lisan, tidak tertulis,” ucapnya.

“Saya merasa tertekan karena dimintai 2 ekor sapi, kalau tidak ada itu, berkas yang saya ajukan itu tidak di disposisi,” geramnya.

Itulah hingga saat ini, Dana Desa lambat dicairkan karena berkas yang sudah selesai, harus diganti berulang- ulang kali.

Karena harus adanya pengadaan sapi yang diprogramkan dalam Dana Desa. “Ini saja, selama 6 bulan, saya baru gajian,” kesal Nawir.

Sementara Kepala Dinas PMD Kabupaten Takalar, Andi Guntur Hakim, yang dikonfirmasi mengatakan tidak tahu kalau ada program sapi itu, tanyakan saja langsung ke Bupati Takalar.

“Kalau dikatakan itu melanggar aturan, apabila program pengadaan sapi itu tidak ada didalam RPJMD. Tetapi kalau ada dalam RPJMD atau APB Desa itu namanya bukan pelanggaran,” pungkasnya. (Shanty)

Komentar

News Feed