oleh

Polisi Deportasi 105 Pelaku Cyber Crime Dari Bali

BALI | Sedikitnya,  105 WNA asal China pelaku kejahatan sindikat internasional Online frauf (Cyber crime) Rabu (6/6) di deportasi oleh Imigrasi dan Polda Bali via Terminal Keberangkatan Internasional  Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Pihak Imigrasi bekerja sama dengan Polda Bali telah melakukan Deportasi terhadap 105 WNA asal China Pelaku Tindak Kejahatan Sindikat Internasional Online Fraud (Cyber Crime) dengan menggunakan 2 pesawat Airbus  A320-232 Call Sign GCR – 6678 dan GCR – 6680 menuju Bandara Sanya Phoenix International Airport China.

Kronologis singkat kasus penangkapan dan pendeportasian ke 104 WN China tersebut dimulai saat awal Mei 2018 Tim Gabungan Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Bali bersama Satgas CTOC di 2 TKP melakukan penangkapan terhadap 114 WN China dan 5 diantaranya WNI di 3 TKP berbeda.

TKP pertama di Perumahan Mutiara Abianbase No 1 Kec. Mengwi Kab. Badung dengwn tersangka berjumlah 49 orang, 5 WNI (2 perempuan dan 3 laki-laki) serta 44 WNA China (7 perempuan dan 37 laki-laki)

Petugas mengamankan barang bukti berupa Telephone 51 unit,  Laptop (1 unit), Paspor (43 buah), Handphone (5 unit), Router (2 unit), Printer (2 unit), HUB (26 unit).

TKP kedua, di Jln. Bedahulu XI Nomor 39 Denpasar, Tersangka berjumlah 32 orang diantaranya 4 WNI (2 perempuan dan 2 laki-laki), 28 WNA China (3 perempuan dan 25 laki-laki)

Di TKP ini petugas kembali menyita barang bukti berupa Handphone (20 unit), Router (13 unit), Laptop (2 unit), Paspor (1 buah). Kemudian dilokasi lain di Jln. Gatsu I Nomor 9 Denpasar, ditangkap tersangka berjumlah 33 orang dengan rincian 2 WNI (1 perempuan dan 1 laki-laki), 31 WNA China (1 perempuan dan 30 laki-laki).

Ikut diamankan barang bukti berupa Handphone (28 unit), Router (3 unit), Laptop (2 unit), Paspor (38 buah),HUB (1 unit)

Pelaku yang ditangkap beserta Barang Bukti dari 3 TKP diamankan dan dibawa ke Polda Bali, selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan penyidikan selama 36 hari.

Hingga sore ini,  pesawat penjemput pertama Tianjin Airline Airbus A320-232, Nomor  Register B300T,  Flight Code GCR 6677  landing di Bandara I Gusti Ngurah Rai, selanjutnya Parkir di Bravo 17 dengan membawa pengawal Kepolisian China berjumlah 109 personel.

Pesawat penjemput kedua Tianjin Airline Airbus A320-232 Nomor  Register B300S, Flight Code GCR-6679  landing di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, selanjutnya Parkir Bravo 18 dengan membawa Kepolisian China berjumlah 100 personel.

Polda Bali  menyerahkan hasil penanganan kasus Cyber Crime Online Fraud sebanyak 105 WNA Cina yang sejak tanggal 1 Mei 2018. Secara keseluruhan WNA tersebut sudah ditangani oleh Polda Bali dan Polisi China serta Imigrasi untuk investigasi.

Selain itu juga selama 36 hari telah dilakukan pendalaman oleh Tim, dan akan langsung dibawa ke China untuk dilaksanakan penegakan hukum di negaranya.

Hasil investigasi keseluruhan  merupakan WNA China dan masuk ke Bali melalui luar Bandara I Gusti Ngurah Rai.11 orang WNI yang diamankan kemarin hanya sebagai eaksi karna mereka tidak mengetahui kegiatan Cyber Fraud.

Sedangkan untuk sindikat lain masih terus didalami apakah ada hubungan dengan WNA China lainnya yang ada di Indonesia, Untuk Kepolisian China melakukan penyelidikan langsung di China, keberadaan mereka disini hanya mengecek barang Bukti dan 105 WNA Cina. (ary)

Komentar

News Feed