oleh

Bisa Jadi, Mafia Pangan Dibalik Berita “Affair” Menteri A. Amran Sulaiman

JAKARTA | Di akhir Ramadhan 2018 ini, warganet dan hampir seluruh rakyat Indonesia terhentak dikagetkan beredarnya kabar perselingkuhan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman bersama Bupati Pandeglang, Jawa Barat, Irna Narulita Dimyati.

Tak terima berita menyudutkan dirinya,  A. Amran Sulaiman melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya lalu ditangani tim cyber crime. Polisi berhasil menangkap Andi Mahfuri (24), diduga pelaku penyebaran berita hoax.

Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya membekuk Andi Andi Mahfuri di Cepedak, RT 03/01 Purworejo, Jawa Tengah karena terbukti menyebar hoax media sosial. Pria bernama lengkap Immawan Andi Mahfuri, warga Purworejo,  Jateng,  ini memberikan informasi bohong terkait hubungan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dan Bupati Pandeglang, Irna Narulita.

Kepolisian menelusuri kasus tersebut dan langsung turun ke lapangan begitu mendapat laporan dari tim kuasa hukum Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dan dilidik oleh Cyber Crime Direskrimsus Polda Metro Jaya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz mengatakan saat berita hoax beredar, Amran langsung melapor ke Polda Metro Jaya dengan Laporan Polisi No. 3175/VI/2018/PMJ/Ditreskrimsus tanggal 10 Juni 2018 dan pada hari yang sama Tim Cyber Crime bergerak cepat ke lokasi pelaku.

Dari hasil investigasi Tim Cyber yang melacak percakapan melalui WhatsApp yang diunggah tentang Menteri Pertanian dan Bupati Pandeglang ternyata keduanya tidak pernah ada komunikasi sama sekali.

“Semua informasi dan gambar-gambar yang diedarkan tersangka adalah hasil karangan sendiri. Dan tersangka telah mengakuinya. Adapun motif pelaku hingga kini masih diselidiki oleh pihak kepolisian,” jelas Idham.

Diduga kuat Andi Muhfuri diperalat oleh kelompok kartel serta kelompok mafia pangan yang sengaja membuat berita bohong menghabisi karier Menteri asal Sulawesi Selatan ini.  Bagaimana kelanjutan penyidikan kasus dugaan hubungan gelap antara Menteri Amran dan Bupati Irna,  kita tunggu saja. (ifa)

Komentar

News Feed