oleh

2 Korban KM Arista Kembali Ditemukan Terjepit Di Mesin

MAKASSAR | KM Arista,  kapal nelayan beralih fungsi mengangkut penumpang sekitar 51 orang mengalami musibah kecelakaan laut kemarin siang (13/6) di selat Gusung, Makassar, terus meminta korban. Dua dari delapan orang korban dinyatakan hilang di perairan kembali ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR. 

Dari penemuan dua mayat korban KM Arista itu bertambah menjadi 15 orang.Korban bernama Soraya umur enam tahun dan Indriani tujuh tahun berhasil ditemukan tim KPLP.

“Jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Jalla Ammari TNI Angkatan Laut, namun dipindahkan ke RS Bhayangkara,” ujar Nasaruddin, Koordinator Rescuers SAR Gabungan, Kamis (14/6).

Kedua jasad bocah tersebut tanpa sengaja ditemukan tim Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Pelabuhan Makassar, dinihari tadi (14/6) tadi.

Penemuan dua mayat bocah terjadi sesaat akan mengikat bangkai kapal tersebut agar tidak bergerak di lokasi kejadian untuk memudahkan pencarian.

Namun saat hendak diikat, tim melihat ada kaki yang berada di dalam kapal tersebut pada pukul 00.40 WITA, sehingga tim KPLP langsung melakukan evakuasi kedua jenazah anak tersebut.

Keduanya terjepit pada daerah permesinan kapal tempat penampungan solar, sehingga kedua jasadnya ditemukan dalam kondisi kulit menghitam karena terkena solar.

Pagi ini tim gabungan kembali melakukan pencarian dengan mengerahkan dua kapal motor milik Basarnas, dibantu dua kapal rakit bermotor untuk menyisir lokasi titik tenggelamnya

Sebelumnya, KM Arista tenggelam karam di perairan Makassar (perairan Gusung) Kecamatan Ujung Tanah Makassar, Rabu (13/6) pukul 12.45 WITA.

Berdasarkan data hingga pagi ini, jumlah korban dinyatakan selamat 22 orang dan 15 orang meninggal dunia, ada enam orang belum ditemukan. (Ifa/Denkmank)

Komentar

News Feed