oleh

Gonjang-Ganjing “Parcel” Lebaran Buat Imam Besar FPI

JAKARTA | “Parcel” lebaran buat Imam Besar FPI di Idul Fitri ini masih menjadi gunjingan sebab hingga saat ini Polri belum mengumumkan secara resmi. Gonjang-ganjing penerbitan Surat Pemberitahuan Pemberhentian Penyidikan (SP3) memantik Fachri Hamzah, Wakil Ketua DPR RI berkomentar pedis.

Fahri Hamzah meminta kepolisian segera mengumumkan SP3 kasus dugaan chat porno pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab bersama Firza Husain.  Hal ini agar masyarakat tidak resah soal kepastian SP3 tersebut.

Fahri mengatakan SP3 merupakan hal biasa. Selain itu, Fahri meminta polisi mengakui keliru atau salah dalam kasus ini, karena polisi juga manusia yang tak luput dari kesalahan.

Namun, Fahri enggan menafsirkan penerbitan SP3 ini dari sisi di luar hukum. Menurutnya, dengan SP3 maka sudah tidak ditemukan alat bukti mencukupi untuk menersangkakan seseorang.

“Keluarkan SP3, tidak perlu ada perasaan bersalah karena itu mekanisme hukum biasa. Akui saja secara hukum dan itu biasa, namanya juga manusia, polisi juga manusia, negara kan manusia. Jangan kayak lembaga yang tidak ada SP3-nya, salah pun akhirnya dipaksa-paksa, zalim,” kata Politikus PKS itu. (15/6) seperti dilansir sejumlah media.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari polisi terkait penghentian kasus chat mesum itu. Namun Rizieq Shihab dalam video bertanggal 15 Juni yang diunggah oleh Front TV di akun facebooknya mengucapkan apresiasi kepada pemerintah, dalam hal ini adalah Polri usai menerima surat SP3.

“Kami menyampaikan apresiasi di mana mereka telah menyampaikan langsung surat SP3 kepada pengacara kami untuk disampaikan kepada saya di Kota Mekkah,” kata Rizieq dalam video yang dilihat ikut terlihat Matarakyatmu.com, Jumat (15/6).(*)

Komentar

News Feed