oleh

Koalisi Gemuk Kesulitan Lawan Kolom Kosong di Makassar, Ini Penyebabnya

-Politik-1.623 views

MAKASSAR | Saling klaim menang di Pilwalkot Makassar,  terus berlanjut. Kini, giliran tim pemenangan pasangan calon tunggal Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu), mengklaim kemenangan pada pemungutan suara pada Rabu (27/6).

Appi-Cicu mengklaim unggul dibandingkan kolom kosong yang banyak dinyatakan unggul versi quick count atau hitung cepat.

Tim Appi-Cicu berdasar B C1 dan rekapitulasi yang dilakukan, unggul 51,45 persen dibanding kolom kosong yang hanya 45,55 persen. Dengan selesainya rekapitulasi C1, pihaknya sangat optimistis jika pasangan diusung 10 partai politik inilah yang akan menang.

Hasil rekapitulasi C1 dari internal Appi-Cicu diyakini tidak jauh berbeda dengan hasil KPU pada real count  bahkan sama.  “Apa yang mejadi data kami pasti akan sama dengan 100% data KPU nanti,” ucap Ketua tim pemenangan Appi-Cicu di Pilwalkot Makassar,  Farouk M. Beta.

Aru panggilan karib Ketua DPRD Makassar ini,  juga menyebutkan jika kemenangan Appi-Cicu tersebar di beberapa kecamatan. Namun, secara pasti, politikus Golkar ini hanya menyebutkan Kecamatan Manggala dan Tamalate. “Ada lima kecamatan yang kami pasti unggul, seperti di Manggala dan Tamalate,” ucapnya.

Diakuinya,  beratnya perlawanan Appi-Cicu melawan kolom kosong, Aru menyebut karena orang-orang di balik kolom kosong merupakan orang berpengaruh. Farouk menyebut, pengaruh orang-orang tersebut yang menggerakkan massifnya gerakan kolom kosong. Itu pula yang membuat Appi-Cicu yang diusung koalisi gemuk pun tetap kesulitan. (ahm)

Komentar

News Feed