oleh

Pungli Dikemas Pajak “Mendera” KPPS di Gowa

-Daerah-2.531 views

Gowa –  Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara “KPPS” di Kecamatan Somba Opu Kab Gowa mempertanyakan pengenaan pajak pada honor penyelengaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018 sebesar 6 persen.

Salah satu anggota KPPS di Kecamatan Somba opu yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sesuai data penerimaan untuk honor setiap KPPS di kecamatan Somba Opu.

“Sebesar Rp. 4.350.000 – 6 %/ Rp. 261.000, = Rp. 4.089.000, jumlah KPPS sama jumlahnya TPS. Ada 1170 TPS seluruhnya di kab Gowa, kalau kita kalkulasi maka Rp. 2.610.000 X 1170 = Rp. 305.375.000,” urainya.

Berikut perincian besaran yang berhasil dihimpun tim pencari fakta Info Makassar biro Gowa di bawah ini:

 

Ketua KPPS: 550.000

Pot pajak: 33.000

Bersih: 517.000

Anggota KPPS: 500.000

Pot Pajak: 30.000

Bersih: 470.000

Pengamanan Hansip: 44.000

Pot pajak: 24.000

Bersih: 376.000

Saat dikonfirmasi, Ketua KPUD Muhtar Muis melalui pesan singkatnya mengungkapkan bahwa peraturan Direktur Jenderal Pajak nomor PER-16/PJ/2016, Peraturan Menteri Keuangan nomor 101/PMK.010/2016 dan nomor 102/PMK.010/2016 mengenai penyesuaian besarnya penghasilan tidak kena kajak (PTKP) yang berlaku sejak tahun pajak 2016.

“Terkait adanya pajak untuk honorarium petugas KPPS itu sudah diatur berdasarkan aturan dalam Per-32/PJ/2015 yang disampaikan oleh orang dari kantor pajak yang menjadi konsultan ER KPU. Honor KPPS itu tidak termasuk kategori PTKP karena bukan gaji rutin, hanya bersifat honor kegiatan,” tuturnya, via whatsapp, Jumat, 29 Juni 2018.

Lanjut ia mengatakan bahwa terkait adanya pemotongan tersebut, masing-masing Bendahara tiap tingkatan.

“Pengenaan pajak ini dilakukan oleh bendahara tiap tingkatan,” pungkas Ketua KPUD Gowa Muhtar Muis.(DM)

Komentar

News Feed