oleh

Ditengarai Beda Pilihan Kades Pecat Imam Dusun

-Daerah-1.359 views

GOWA- Imam Dusun Moncong Tanah, Desa Nirannuang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Arifuddin Daud, merasa kecewa dan keberatan dengan pemecatan sepihak oleh Kepala Desa Nirannuang.

Karena menurutnya Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Kepala Desa Nirannuang, Arifin Bunga, dasar pemecatannya sepihak dan tidak ada hasil rapat musyawarah desa.

“Seharusnya prosedurnya itu dimusyawarahkan di desa, dan harus dihadirkan tokoh masyarakat, agama, pemuda. Tetapi ini dilaksanakan secara interen,” ucapnya melalui whatsApp kepada matarakyatmu.com Kamis (5/7/2018)

Arifuddin Daud mengakui bahwa Kepala Desa Nirannuang pernah bertanya kepada dia, tentang pilihan Gubernur yang akan dicoblos.

“Lalu dia menjawab, itukan sesuai hati nurani, mana figur yang baik dan kita ini berdemokrasi jadi tidak ada intimidasi,” ujarnya yang meniru percakapannya sebelum pencoblosan Pilgub bersama Arifin Bunga.

Katanya, saat itu Kepala desa desak Arifuddin untuk kompak dan harus mencapai 90 persen, kalau tidak, anggaran yang turun ke desa itu, tidak maksimal.

“Karena penekanan pak desa untuk memilih salah satu calon di Pilgub tidak bisa diikuti, maka pada tanggal (2/7/2018), terbitlah SK pemecatan saya. Dan ini jelas pengaruh Pilkada,” jelasnya.

Bukan rahasia lagi, pak desa itu, sering kali ngomong didepan orang banyak, kapan ada masyarakat yang tidak mengindahkan instruksi atau petunjuk Kepala Desa. Maka segala urusan yang diurus tidak akan dilayani.

Sementara Kepala Desa Nirannuang, Arifin Bunga, yang dikonfirmasi melalui via celular menyampaikan bahwa pemecatan itu bukan pengaruh beda pilihan atau unsur politik.

“Kalau memang seperti itu, mungkin saya sudah lama pecat dia, sebab selama saya dua kali, mencalonkan Kepala Desa, dia tidak ikut dengan saya,” geram Arifin.

Memang kinerjanya itu tidak bagus, banyak sekali orang yang sudah dikasih menikah sama dia, tidak pake izin atau nikah liar. Bisa pertanyakan dimasyarakat dicek di lapangan.

Dan kalau dia bilang tidak dirapatkan, “saya sudah musyawarahkan dengan BPD dan KRT,” terangnya.

Arifin Bunga juga menyebutkan bahwa Imam dusun Moncong tanah itu, terlibat langsung di suatu organisasi politik.

“Seharusnya pribadilah, tidak usah kamu jadi salah satu bagian, kalaupun punya pilihan, nanti di bilik suara saja. Dia itu salah satu Ketua pemenangan NH,” pungkasnya. (Shanty)

Komentar

News Feed