oleh

M. Basri, TerpidanaTeroris Kelompok Poso di Kuburkan di Gowa

MAKASSAR | Jenazah M. Basri aluas Abu Saif,  pimpinan pondok pesantren Tanfizul Quran, Sudiang,  Kel.Suduang Raya, Biringkanaya,  Makassar,  dinyatakan meninggal dunia di RSUD Cilacap (7/7), tiba di bandara Sultan Hasanuddin Makassar di Maros.

Basri,  pria kelahiran Sidrap, Sulsel ini adalah tahanan LP Pasir Putih Cilacap,  Jateng dalam kasus teroris. Ia dipidana 8 tahun dan masa ekspirasi 30 April 2023 meninggal dalam perawatan medis.

Petugas Lapas Klas II A Pasir Putih Nusakambangan melarikan M. Basri ke RSUD Cilacap untuk melakukan pemerikasaan karena telah dilakukan penanganan serius oleh Tim dokter Lapas selama 3 hari.

Tiba di RSUD Kab.Cilacap, langsung Mendapat penanganan dokter Umum namun kondisi Basri sudah parah selanjutnya penanganan dilakukan pada ruang ICU/penanganan pasien darurat.

Sekitar dua jam dalam penanganan medis Basri kondisi kritis kemudian oleh dokter dinyatakan meninggal dunia. Saat ini Jenazah masih di ruang jenazah menunggu keluarga terpidana teroris ini.

Setibanya di Makassar dengan dikawal Ipda Suwardi,  anggota Dessus 88 Anti Teror,  mayat Ust. Basri langsung di semayamkan di pondok pesanteten Tanfiziah Quran dan pagi tadi (9/7) jenazah dikuburkan di pekuburan keluarga di Paccellekang Kab.  Gowa. (4ry)

Komentar

News Feed