oleh

Astaga, Pembangunan Stadion Barombong

MAKASSAR | Pembangunan stadion Barombong  sejak tahun 2011 dengan kucuran dana milyaran rupiah dengan mengandalkan APBN terancam mangkrak. Awalnya stadion ini dibiayai anggaran APBN, dalam pertengahan proses pekerjaannya pemerintah pusat mengalihkan anggarannya untuk kegiatan Sea Games.

Pada tahun 2013 lalu, pemerintah pusat kembali memutuskan untuk membiayai pembangunan stadion yang berkapasitas 13.000 jiwa itu, sehingga pemprov harus membiayainya dengan menggunakan anggaran APBD sebesar Rp3 miliar.

Tahun 2014 kembali pemprov, Sulsel menganggarkan dari APBD sebesar Rp 20 miliar ditambah kucuran dari pusat sebesar Rp17,4 miliar. Selanjutnya tahun 2015 dianggarkan kembali lewat APBD Sulsel senilai Rp25 miliar, tahun 2016 sebesar Rp17 miliar dan tahun 2017 ini kembali mendapat kucuran dari APBD sebesar Rp95 miliar.

Jika terhitung jumlah keseluruhan anggaran yang telah dihabiskan dibalik pembangunan Stadion Barombong baik dari APBD dan APBN sebesar Rp202,4 miliar, untuk tahun ini 2018 rencananya realisasi lanjutan Pembangunan Stadion Barombong akan diswastakan dana sebesar Rp 64,5 Miliar.sementara stadion itu ditargetkan selesai tahun 2019 mendatang.

Menurut ketua Koalisi Aktifis Anti Korupsi Sulsel, Ansar mengatakan Pembangunan stadion Barombong sejak pertama diduga menunai pertanyaan yang baru-baru ini jika stadion Barombong sudah menelan Banyak anggaran ” informasi yang kami dapat kalau pembangunan Barombong ini tidak dikerjakan lagi” Ucapnya

Dengan adanya Issue tersebut pihak Aktifis segera mungkin akan turun langsung kelapangan melakukan aksi meminta klarifikasi pihak terkait ” Kami Dari Aktifis akan melakukan konsolidasi dijalan untuk mendesak Kadispora Sulsel mengklarifikasi terkait anggaran lanjutan pembangunan Lapangan stadion Barombong dan meminta Kadispora memperjelas anggaran tersebut jika issue yang berkembang Pembangunan tersebut tidak dilanjutkan.Ini pernyataan sikap ” ucapnya

Lanjut ia juga mengutarakan kalau pembangunan Stadion Barombong itu dikerjakan asal jadi bahkan yang sudah berjalan pembangunannya tahun lalu tiba-tiba roboh ini timbul banyak pertanyaan dikalangan masyarakat

” Bahwa pembangunan Stadion Barombong pertama sekali dikerjakan ini saya menganggap tidak sesuai prosedur malahan anggaran yang dikucurkan mulai APBD dan APBN ini selalu dipermainkan oleh oknum yang tidak bertanggung Jawab ” tegasnya Ansar Ketua Koalisi Aktifis Anti Korupsi Sulsel.(Santy)

Komentar

News Feed