oleh

Mecidana Production Film Buka Casting La Hila

-Aneka-1.728 views

BIMA | La Hila adalah sebuah legenda atau cerita rakyat Bima dari dataran tinggi Donggo yang menceritakan sosok perempuan bernama, La Hila, dengan paras jelita. Kecantikannya begitu tersohor hingga memantik terjadinya banyak pembunuhan untuk memperebutkannya kala itu.

Berangkat dari kisah dan legenda kehidupan La Hila yang begitu tersohor ini. MECIDANA Productions Film membuka pendaftaran peserta Casting untuk pembuatan film cerita rakyat dengan judul serupa, LA HILA.

Pendaftaran peserta Casting yang dibuka melalui akun sosial Facebook ini gratis tanpa pungutan biaya. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 21 Juli hingga 29 Juli 2018 mendatang di Kafe Komodo atau Hotel Komodo Kota Bima (samping istana Kesultanan Bima) dengan kriteria pria/wanita (anak-anak, remaja dan dewasa).

Tujuan dari pembuatan film lokal La Hila ini adalah untuk mengangkat kembali kearifan lokal budaya Bima yang begitu viral dan unik terkait adanya bambu yg mengeluarkan darah ketika dipotong. Serta bagaimana akhir perjalanan hidup si cantik La Hila yang diperebutkan oleh dua putra mahkota dan banyak pemuda itu.

“Kami sebagai putra daerah, melalui Lembaga Mecidana Film ingin mengangkat kembali lokalitas yang ada di Dana Mbojo ini, guna mempublikasikan cerita-cerita rakyat serta seni dan budaya peninggalan nenek moyang kita. Minimal untuk mengukir kembali sejarah melalui perfilman,” Ungkap Al Syaefrin Yoko selaku Manejer Mecidana Film melalui akun Whatsapp pada tim Matarakyatmu.com, Kamis (26/07)

Film yang disutradarai oleh Arief Ipan ini, memilih Donggo dan daerah lain sekitarnya, yang memiliki kaitan erat
dengan kisah La Hila sebagai lokasi shooting film, dengan perencanaan produksi selama 3 bulan.

“Semua usia diakomodir sesuai karakter peran. Yang paling klasik dicari adalah yang menyamai si cantik jelita, La Hila, dengan rambut panjang terurai, kulit putih, tutur lemah lembut, serta menawan hati bila dipandang. Dan utuk peran putra mahkota, dibutuhkan sosok pemuda tampan serta berwibawa.” Lanjut Syaefrin.

(Irna*)

Komentar

News Feed