oleh

Sosialisasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, Ini Dilakukan DLH Gowa

-Daerah-1.543 views

GOWA- Untuk mendukung program Bupati Gowa, Ayo Gowa Bersih, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, saat ini gencar melakukan sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga.

Dimana kegiatan ini sudah dilakukan selama 3 bulan, sejak bulan Mei sampai sekarang bulan Juli melakukan sosialisasi.

Kegiatan sosialisasi ini sudah ke berbagai instansi, kawasan perumahan, pemukiman, sekolah- sekolah, ke kantor Depag, dan Korwil Disdik Kecamatan Sombaopu.

Itulah yang disampaikan oleh Kepala Seksi pengurangan sampah dan kemitraan, Henry Alfa, saat dikonfirmasi mengenai program Ayo Gowa Bersih.

Dalam program pengelolaan sampah rumah tangga, dia menjelaskan sampah itu dipilah berdasarkan jenisnya, ada sampah organik dan ada juga sampah anorganik,” ujarnya Senin (30/7/2018)

Kata Henry, sampah organik itu berasal dari bahan makanan yang kita konsumsi, seperti kulit sayur dan buah.

“Sedangkan sampah anorganik yaitu tidak berasal dari bahan makanan dan tidak bisa dikomposkan, seperti plastik, karet, dan kaleng,” terangnya.

Program ini akan tetap berlanjut, agar pengurangan sampah di kabupaten Gowa bisa teratasi dan tentunya menyelamatkan lingkungan dari limbah plastik.

Dan berharap semua komponen, baik dari pemerintah maupun swasta, bisa mendukung dan terlibat juga dalam pengelolaan sampah.

Sementara Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, Abidzar, saat dimintai tanggapannya memang benar, saat ini kami tengah aktif dalam sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga.

Pengelolaan sampah itu harus dimulai dari sumbernya yaitu rumah tangga dengan memilah sampah berdasarkan jenisnya. Sampah organik bisa dijadikan bahan kompos dan selanjutnya anorganik itu bisa dijual ke bank sampah di unit Kelurahan.

Abidzar, menghimbau juga ke masyarakat agar tertib membuang sampah pada jadwal yang telah ditentukan.

“Yaitu pada pukul 18.00 wita s/d pukul 06.00 wita, yang nantinya akan diangkut oleh petugas kebersihan,” tandasnya.

Sebab apabila masyarakat membuang sampah di atas pada pukul 06.00 wita, maka sampah akan menumpuk lagi, padahal petugas kebersihan, sudah mengambil dan mengangkutnya.

“Jadi pengangkutan sampah sudah ditentukan jadwalnya secara teratur oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, agar kami lebih mudah mengendalikan pengelolaan sampah,” kuncinya. (Shanty)

Komentar

News Feed