oleh

GGD Berbagi Inspirasi Kelas Literasi MeAN MSI

Manggarai| Masyarakat SM-3T Institute (MSI) kembali melaksanakan program Mengedukasi ANak Negeri (MeAN). Program yang terselenggara atas kerjasama Masyarakat SM-3T Institute (MSI) Pusat Koordinasi Makassar bersama Guru Garis Depan (GGD) Kabupaten Manggarai Timur dan alumni SM-3T lainnya yang tersebar di daratan Nusa Tenggara Timur tersebut bertempat di SMAN 9 Borong, Kelurahan Sita, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur,

Program yang belangsung sejak 27 hingga 29 Juli tersebut diisi dengan beberapa kegiatan. Salah satunya ialah Inspirasi Literasi. Kegiatan yang dipandu oleh Akbar. S.Pd., Gr tersebut menampilkan pembicara dari Guru Garis Depan yang juga alumni PPGT, Victor Juju, S.Pd., Gr. Beliau menceritakan pengalaman inspirasinya mulai ketika dia menuntut ilmu di desa kecil, kemudian berjuang melanjutkan pendidikan di kota besar dan sekarang sudah menjadi aparat sipil negara. Victor Juru telah banyak menerbitkan tulisannya hampir di seluruh media cetak yang ada di pulau Flores bahkan sering terbit di harian terkenal di Makassar.

“Meskipun kita anak desa, kita tidak boleh kalah dari mereka yang ada di daerah lain. Teruslah berkarya, jangan dengar kata orang yang mengucilkan kita. Menulislah karena orang hebat selalu menuangkan pengalaman hebatnya untuk menjadi kenangan dan motivasi orang lain. Menulis adalah cara orang hebat meninggalkan karyanya”, ucap pemateri memberi semangat.

Setelah kelas inpirasi literasi, dilanjutkan dengan kegiatan donasi buku melalui program Lubuk Hati. Buku yang diberikan merupakan sumbangan dari sahabat Masyarakat SM-3T Indonesia. Buku diserahkan secara simbolis kepada Bapak Kepala SMAN 9 Borong Marcelinus Tera, S.Pd oleh Koordinator MeAN Manggarai Timur Akbar, S.Pd., Gr.

“Harapan program ini agar kegiatan literasi yang terhalang oleh minimnya buku bisa teratasi,” ucap Akbar.

Selain kegiatan Inspirasi Literasi, program MeAN yang dilaksanakan sejak tanggal 27 hingga 29 Juni tersebut diisi dengan beberapa kegiatan lain yaitu program olah kreatif, pendidikan penguatan karakter di antaranya Seminar Wawasan Kebangsaan, Sosialisasi Anti Narkoba dan HIV AIDS, juga Gerakan Stop Bullying, Indonesia Damai Anti Kekerasan.

Program MeAN tersebut mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat. Salah satunya dari Romo Paroki Santa Maria Asumta Sita. Ia berharap agar kegiatan MeAN ini terus dilanjutkan.

“MeAN ini program yang bagus. Kalau bisa teruslah berkegiatan untuk Indonesia. Alumni SM-3T adalah guru yang sangat kreatif. Sekolah yang romo rintis pernah mendapatkan Guru SM-3T yang sangat aktif dan memberikan warna baru di sekolahnya,” tutupnya. (ii)

Komentar

News Feed