oleh

Kades Romangloe Gowa Minta Kepastian Hukum

-Daerah-1.627 views

GOWA- Terkait dengan laporan Kepala Desa Romangloe, Muh Azis Daeng Nai, yang keberatan karena tanda tangannya yang diduga dipalsukan oleh salah satu oknum Staf Kecamatan Bontomarannu berinisial KB, hingga kini laporannya di Polsek Bontomarannu belum ada titik terang.

Azis, yang melaporkan KB ke Polsek Bontomarannu, sejak tanggal (4/4/2018) sampai hari ini tanggal (2/8) masih menunggu kepastian hukum.

“Sampai sekarang saya tidak pernah injak Kantor Camat Bontomarannu, gara- gara masalah itu. Kalau laporan saya di Polsek Bontomarannu, saya juga tidak tahu. Tetapi, baru- baru ini, saya ketemu sama penyidiknya, Suhardi, katanya kasus itu tetap akan diproses,” ungkapnya Kamis (2/8/2018)

Lanjut kata Azis menjelaskan, bahwa saat ini penyidiknya masih menangani kasus pencurian ternak di wilayah Pattalasang.

“Jadi setelah kasus itu, baru laporanku yang akan ditindak lanjuti,” ucapnya yang disampaikan oleh penyidik Polsek Bontomarannu kepada dia.

Saat ini Azis masih menunggu kepastian hukum dari Polsek Bontomarannu yang menangani laporannya. Tetapi apabila tidak bisa ditangani, maka katanya dia akan melaporkan kasus ini ke Polda.

[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]

“Saya merasa keberatan dan kewenanganku dilecehkan oleh oknum staf Kecamatan Bontomarannu, karena telah memalsukan tanda tangan saya dan stempel Desa Romangloe,” geramnya.

Kapolsek Bontomarannu, AKP Robert Naro, yang dikonfirmasi melalui WhatsApp mengatakan laporan Kepala Desa Romangloe itu sementara dalam proses dan tetap berjalan.

“Saat ini masih pemeriksaan saksi, H Amir, yang menyuruh oknum staf Kecamatan Bontomarannu, membuat sertifikat tanah,” singkatnya.

Sementara Camat Bontomarannu, M.Sabir Bangsawan yang dikonfirmasi juga oleh matarakyatmu.com mengakui oknum stafnya itu memang benar, telah memalsukan tanda tangan Kepala Desa Romangloe.

“Tetapi barang itu, sudah lama selesai, tidak digunakan dan sudah disita. Lagian juga Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah (SPORADIK) itu belum masuk di BPN, jadi belum digunakan untuk pembuatan sertifikat,” paparnya.

Dia juga menerangkan bahwa keduanya sudah menjalin komunikasi dengan baik. “Saya kemarin melihat keduanya saling berbicara, dan mereka akur- akur saja,” tandasnya. (Shanty)

Komentar

News Feed