oleh

Ketua DPD Aksira Sulsel Tumbang di Dapil 5

-Politik-1.634 views

Makassar | Pimpinan organisasi sayap Partai Gerindra Sulawesi Selatan tumbang dalam kancah penentuan nomor urut caleg Partai Gerindra pada daerah Pemilihan Sulawesi Selatan 5 yang meliputi Kabupaten Bulukumba dan Sinjai.

H. Yusran Sofyan yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah Aksi Kesetiakawanan Indonesia Raya (AKSIRA) Provinsi Sulawesi Selatan tak luput dari kekejaman praktek kotor “pengaturan” nomor urut caleg di internal Partai Gerindra Sulawesi Selatan.

Celakanya, karena mantan Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulsel di era kepemimpinan Rudianto Asapa ini tidak mendapatkan tempat layaknya kader partai lainnya yang berstatus incumbent dan berkontribusi banyak terhadap partainya.

Jabatan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan pun tak menjadi pertimbangan partai dalam penetapan caleg yang hanya bisa menempatkan Yusran Sofyan pada nomor urut 4 dalam Daftar Caleg Partai Gerindra Dapil Sulawesi Selatan 5.

Peristiwa ini tentu menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat tentang mekanisme Partai Gerindra Sulawesi Selatan dalam mengakomodir dan mengapresiasi kader-kader loyalisnya sehingga dapat berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap partai besutan Prabowo Subianto itu.

Kondisi tersebut memicu reaksi salah satu fungsionaris DPD AKSIRA Sulsel yang menganggap bahwa kaderisasi ditubuh Partai Gerindra tidak berjalan. “Apa yg dialami Ketua DPD AKSIRA Sulsel, Yusran Sofyan sangat memprihatinkan. Semestinya beliau sebagai kader murni dan petahana mendapat prioritas tempat dalam susunan bacaleg di partainya”, ujar Edhy, Wakil Sekretaris DPD AKSIRA Sulsel.

Ia juga mensinyalir adanya konspirasi busuk di internal DPD Gerindra Sulsel, bahkan menunjukkan orientasi buruk serta gelagat transaksional dalam penentuan nomor urut calon legislatif. “Tak ada lagi pertimbangan loyalitas, elektabilitas dan kapabilitas”, tambahnya.

Komentar

News Feed