oleh

Pimpinan First Indo Finance dan Kepala Exstrenal Resmi Dipanggil Penyidik

Makassar | Panggilan kedua pimpinan Leasing First Indo Finance cabang Makassar ini terkait dengan adanya laporan yang diajukan Junaidin Dg Siantang pada Selasa.10/07/2018.

Junaidin Dg Siantang adalah Debitur First Indo Fenace Cabang Makassar yang telah jadi korban atas ulah exsternal.

Beberapa bukti pembayaran tagihan

Terkait adanya penarikan mobil truk warna putih dengan No pol.DD 8573 RE di rampas dengan cara tidak beretika.

Kepada jurnalis Dg Siantang menjelaskan bahwa ia sangat malu dan merasa sangat rugi serta menyesal ia menjadi debitur di First Indo Fenance. “Selama ini sudah di anggap sebagai sahabat yang sangat dekat”. Jelasnya.

Maka tak salah pribahasa mengatakan panas setahun hujan sehari maka tak se bidang lahan yang kering tentu basa semuanya. Begitu pula dalam hubungan dan berbuat kebaikan maka sekali berbuat kesalahan maka lenyaplah sudah semua kebaikan serta putuslah pula tali silaturahi. dan persahabata.

Mobil tersebut di atas  di kendarai oleh  Alfa pada selasa tgl.22/05/2018  sekitar pukul 18:15 bersamaanbersam buka puasa lalu, melintasi di jalan tol saat di depan Vila Mutiara,  dihadang oleh 5 komplotan eksternal.

Tanpa basa basi salah satu komplotan itu langsung buka pintu dan tarik turun sang sopir dan merampas handphone (HP) dan SIM sang sopir. Padahal Junaidi Dg Siantang barusan mentransfer angsuran yang tertunggal selama dua bulan.

Proses eksekusi dilakukan oleh komplotan eksternal tak ubahnya preman dan begal yang membuat resah. Perbuatan  komplotan eksternal ini melecehkan undang undang fidusia Nomor. 42 Tahun 1999 serta melecehkan peraturan menteri keuangan (PMK) No.130/PMK/010/2012.

Juga Peraturan Kapolri.No.8.tahun 2011. Dengan sangat jelas undang undang fidusia dan peraturan PMK bahwa di larang keras untuk menarik kendaraan roda dua dan mobil baik roda dua dan roda enam lainnya bila tida menunjukan sertifikat Fidusia. Itu sama hal perbuatan preman harus dipidanakan.

Harapan Junaidin Dg Siantang pada penyidik memproses kasus ini agar dapat di tindak lanjuti dengan tegas berdasarkan undang undang yang berlaku. (Dadang)

Komentar

News Feed