oleh

GGD dan Alumni SM-3T Lakukan Trauma Healing di Lombok Utara

Lombok l Selama beberapa hari ke depan, Guru Garis Depan dan Alumni SM-3T akan melaksanakan program kepedulian secara besar-besaran kepada sasaran prioritas di Lombok.
Program pengungkit semangat ini dilaksanakan di lokasi bencana gempa mulai, Rabu (15/08) dengan memberikan terapi trauma healing kepada para korban gempa.

Terapi trauma healing sendiri dilakukan oleh Coach Dani Adam, profesional terapi trauma healing yang diutus oleh Kemdikbud kepada
GGD dan Alumni SM-3T, yang nantinya akan memberikan trauma healing kepada anak-anak dan orang dewasa korban gempa Lombok. Sekaligus menularkan ilmu trauma healing kepada relawan lainnya agar semakin meluas.


“Terapi trauma healing bukan saja untuk anak-anak, tapi juga untuk orang dewasa. Karena orang dewasa yang pulih dari trauma sudah dipastikan bisa membantu anak-anak dan masyarakat untuk pulih secara mental.” Ungkap Dani.

Tenda Posko Kemdikbud yang berlokasi di halaman SMPN 1 Tanjung, Kabupaten Lombok Utara ini yang langsung dijadikan sebagai besecare terapi trauma healing.
” Lombok Utara menjadi lokasi terdampak gempa paling parah. Di kiri kanan jalan, kami menyaksikan bangunan-bangunan yang roboh. Bila pun masih ada yang berdiri, sebagian besar, dinding-dindingnya telah kelihatan retak-retak,” Ungkap alumni SM-3T, Hendra Hermawan, yang juga ikut rombongan melakukan terapi trauma healing kepada masyarakat Lombok.

“Semoga gempa segera berhenti dan semua pihak ikut ambil bagian untuk pembangunan kembali Lombok. Baik fisik juga mental. Terutama sekolah, semoga bisa segera kembali aktif.” Lanjutnya.

Selain melakukan terapi trauma healing, Guru Garis Depan dan Masyarakat SM-3T Institute Besecare NTB juga akan menyalurkan bantuan lainnya berupa bahan makanan siap saji dan peralatan-peralatan sekolah.

-Irna-

Komentar

News Feed