oleh

Upaya Camat Bajeng Kosongkan Lahan Milik Negara Dapat Keberatan

Gowa | Pemerintah Wilayah kecamatan Bajeng mengupayakan untuk mengembalikan fungsi Kantor Legiun Veteran Ranting Bajeng yang seutuhnya.

Tapi sayang upaya pengosongan yang di ajukan oleh Camat Bajeng mendapat tantangan dari pihak pejuang 45/Legiun Veteran Ranting Bajeng di bawa pimpinan ABD.HATIB.BIN
BALI Dg Lira. Selaku Ketua Legiun Veteran Ranting Bajeng.

Kepada Media ini Abd.Hatib Bali dalam keteranganya bahwa keberadaan pengusaha Sorum di atas areal legiun Veteran Ranting Bajeng atas ijin pihak Legiun Veteran Ranting Bajeng.14/08/2018

Tambah Abd.Hatib bali.menerangkan mengingat bahwa dulunya keadaan fisik banguna kantor dan areal tugu di terlantarkan dan tidak ada yang merwat.dan bersyukur denga adanya Syahril Taba sala satu putra pejuang yang berbaik hati dan perihatin dgn wadah eral kantor yang rumputnya tinggi sebatas dada tak ubahnya hutan mini.

Kini kondisi kantor Legiun Veteran Ranting Bajeng Sudah bersih dan indah karena di biayai oleh Syahril Taba dan wajarlah bila Syahril Taba memajangkan sejumlah milik bil bekas.dan itu bukan usaha pribadi tapi itu adalah usaha kelompok pejuang 45. Legiun Veteran Ranting Bajeng.imbuhnya.

Sementara Camat Bajeng. Nasyrul yang di temui di ruang kerjanya oleh jurnalis media ini.menanggapi keteranganya Ketua Legiun Veteran Ranting Bajeng. Abd.Hatib Bali.bahwa apa yang di kemukan oleh Ketua Legiun Veteran Ranting Bajeng itu sangatlah keliru pasalnya tidak mungkin terjadi membangun usaha yang mengatas namakan kelompok usaha pejuang 45 lalu sumber dana dari mana?, sambil memperlihatkan selebar surat pernyataan yang di tanda tangani oleh ketua Legiun Veteran Ranting Bajeng. Dan Syahril.dan lagi pula itu lokasi bukan hak milik Legiun Veteran Ranting Bajeng. Tapi Tanah itu adalah milik negara di bawah penguasaan Pemerintah Kab.Gowa. sambari memperlihatkan Sertifikat Hak Pakai. Denga No.05.Surat ukur Nomor. 00049/MA/2013.

selanjutnya Camat Bajeng. Nasyrul .juga menjelaskan bahwa tujuan pemerintah mengososngkan bukan semata mata ada unsur kepentingan pribadi tapi demi menciptakan kenyamanan dan demi lancarnya arus lalu lintas bagi pengguna jalan serta ingin mengembalikan fungsi yang sesuai dengan aturan dan kalaupun surat pernyataan yang di buat diatas meterai itukan sepihak yang seharusnya pihak pemerintah juga turut mengetahi dan kalau berdasarkan prosedur sebelum adanya surat pernyataan tentunya harus di musyahwarakan dengan pemerintah Kab.Gowa. dan harus ada surat uji usaha.yang sah.tandasnya.

Sementara Syahril Taba yang di temui oleh awak media ini di tempat terpisah bahwa harapanya agar ketua Legiun Veteran Ranting Bajeng dapat menempuh jalur mediasi baik ke pihak pemerintah Wilayah kecamatan Bajeng dan pemerinta kab.Gowa agar tida ada saling menyalahkan yang dapat menimbulkan hal hal yang kita tidak inginkan paparnya. (*)

Komentar

News Feed