oleh

Begini Tanggapan Kapolres Bulukumba Terkait Kasus Jembatan Bialo

Makassar I Perhimpunan Pergerakan Mahasiswa (PPM Sul-Sel) menilai Polres Bulukumba lambat dalam penanganan kasus indikasi korupsi pada pembangunan Proyek Jembatan Bialo yang terletak di Kec Ujung Bulu Kab Bulukumba, pembangunan Tahap I, Yang bersumber dari APBD T. A 2017 senilai Rp 10,2 Miliar

Diketahui mencuatnya kasus indikasi korupsi pada pembangunan jembatan Bialo di Polres Bulukumba berdasarkan temuan BPK terdapat kerugian Negara, yang kini masih berposes

Pengurus PPM Sulses menilai kasus tersebut harus segera di ambil alih oleh Polda Sulsel karena hingga sampai sekarang Polres Bulukumba dinilai tidak ada progres tindak lanjut dalam penangan kasus tersebut

Berdasarkan aksi dan pelaporan PPM sebelumnya di Polda sulsel, beberapa Bukti temuan BPK Perwakilan Provinsi Sulsel, hasil Investigasi PPM di lapangan juga terdapat putusan Perkara KPPU dimana perusahan yang mengerjakan proyek Jembatan Bialo pernah bermasalah dan nilai sarat akan perskongkolan untuk memenangkan perusahan tersebut dalam proses lelang

Akbar Muhammad ketua Umum PPM Sulsel menyarankan Polda Sulsel untuk segera turun tangan mengambil alih kasus tersebut dan mengevaluasi kinerja Polres Bulukumba yang lamban dalam penanganan kasus Korupsi

“berberapa bukti yang kami serahkan merupakan dasar untuk polda Sulsel menindak lanjuti kasus tersebut, apa lagi hingga sekarang Polres Bulukumba lamban dan tidak ada kejelasan terkait penangananya. Segera ungkap siapa penikmat dan aktor di balik Jembatan Bialo yang sekarang ini hanya berdiri Sebuah beton dan beberapa keretakan yang dinilai begitu dipaksakan dalam pembangunanya Amdal tidak ada kajian matang dan pembebasan lahanya di bahas setelah proyek berjalan”, kata Akbar

Sementara Kapolres Bulukumba M. Anggi Siregar saat dikonfirmasi melalui via selluler mengatakan kasus tersebut sementara dalam Proses serta masih lanjut, dan Memang tidak bisa cepat

Kemudian Masih banyak item item yang harus di bereskan secara bertahap.. “Kami dari Polres mohon maaf atas lambat proses ini

Keterlambatan dalam proses pemeriksaan Bukan faktor kesengajaan, Namun keadaan yang membuat proses agak butuh waktu

Karena penanganan kasus korupsi bukan seperti penanganan kasus pidana biasa, Tutup Mantan Kapolres Sidrap (*)

Komentar

News Feed