oleh

Mandiri Tunas Finance Terancam Digugat, Ini Gegaranya

MAKASSAR | Perusahaan pembiayaan Mandiri Tunas Multifinance terancam digugat seorang bernama A.Fitriani Rahman, warga Ujungloe, Kab.Bulukumba, Sulsel. Debitur tak terima diadukan ke polisi dengan tudingan memindah tangankan jaminan fidusia.

Selain tudingan tersebut, diduga pihak Mandiri Tunas tidak mendaftarkan jaminan fidusual secara prosedural.

Andi Fitriani Rahman menjelaskan, saat memberi keterangan di Ditreskrimsus Polda Sulsel, terbongkar jika sertifikat jaminan fidusia bukan atas nama dirinya. “Saat dimintai keterangan terlihat bila sertifikat jaminan fidusia bukan atas nama debitur tanpa ada akad kredit kedua,” ujarnya.

Lanjut dikatakan, dirinya juga tak menerima diadukan pihak tak punya legal standing dalam akad kredit dan minta aduan itu dibuktikan. “Jika tak bisa dibuktikan maka saya akan menggugat,” ujarnya lagi.

Sementara Rifai Manangkasi, kerabat A.Fitriani membenarkan jika pihak keluarga telah menunjuk pengacara untuk melakukan gugatan Fidusia maupun pidana. “Tunggu saja pasti ada legal action,” ujar Ketua Jurnalis Online Indonesia Sulsel ini.

Dijelaskan Rifai, kasus adiknya ini adalah awal kebangkitan debitur melawan dugaan aturan neko-neko lembaga pembiayaan tertentu. “Jika benar, debitur jangan ragu hadapi leasing sebab aturannya jelas,” ujarnya.

Pihak Mandiri Tunas Finance Makassar, Edi Petrus, salah seorang manajer areal WO pagi tadi (10/9) beberapa kali dihubungi melalui handhphone belum bisa dimintai klarifikasi soal kenaran terjadi kekeliruan sertifikat fidusia. (pr)

Komentar

News Feed