oleh

Kelompok Pemuda di Luwu Utara Motivasi Warga Ikut Bertani

 

Luwu Utara l Apa yang dilakukan sekelompok pemuda dari desa Baloli ini patut dijadikan contoh para generasi seusianya di Luwu Utara pada khususnya.

Mereka yang tergabung dalam Kelompok Tani Semut Merah tersebut fokus pada pertanian tanaman organik. Jenisnya antara lain : Timun, Cabe, Kembang kol, Terong, Kacang Panjang, Buncis, Labu dan Gambas.

“Ini sudah berjalan sejak tahun 2016. Dalam tiga bulan kami bisa melakukan 3 – 4 kali panen,” ujar Burhan, Ketua Kelompok Tani Semut Merah, Jumat 14 September 2018

Burhan juga mengungkapkan hasil panen dari kebun yang luasnya hanya 15 meter persegi tersebut dipasarkan untuk kebutuhan warga desa Baloli dan Kamiri.

“Jika dirupiahkan dalam sekali panen minimal hasilnya 2 juta rupiah. Jadi tiga bulan bisa capai 8 juta rupiah,” lanjut Burhan.

Harapan Burhan, agar hal ini bisa memberi memotivasi pemuda lainnya, bahwa kesuksesan juga bisa diperoleh dari bertani, sepanjang ada kemauan bekerja, tekun dan ulet.

“Kedepannya kemungkinan kami akan menambah luas lahan kebun, agar hasilnya juga berlipat,” kuncinya.

Komentar

News Feed