oleh

Hadapi NasDem 720 Advokad Dampingi Rizal Ramli

JAKARTA – Sedikitnya 720 advokat tergabung di Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) siap mengadvokasi mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli menghadapi laporan partai Nasdem ke Polda Metro Jaya (17’9),

Diketahui jika Tim Advokasi partai NasDem resmi melaporkan mantan Menteri Koordinator bidang Perekonomian  Rizal Ramli ke Polda Metro Jaya. Rizal dilaporkan atas dugaan penghinaan, pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Sebelumnya, partai NasDem meminta Rizal Ramli meralat dan meminta maaf atas pernyataannya di dua stasiun televisi swasta soal impor dengan menuding Surya Paloh ikut terlibat.

Laporan dilakukan karena Rizal tidak menyampaikan permintaan maaf atas pendapatnya beberapa waktu lalu dan NasDem  memberikan waktu 3 x 24 jam untuk menyampaikan permintaan maaf dan mencabut ucapannya, tapi Rizal tak kunjung meminta maaf.

Pengacara NasDem, Taufik Basari menilai Rizal Ramli tidak memiliki itikad baik karena tak mengindahkan somasi dari NasDem, sehingga partainya melaporkan Rizal.

Sejumlah ucapan Rizal yang dipersoalkan NasDem itu adalah ucapan soal Surya Paloh yang bermain dalam kegiatan impor, dan juga soal Presiden Joko Widodo yang tidak berani menegur Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita terkait impor karena takut dengan Surya Paloh. Terakhir, adalah ucapan Rizal menyebut Surya Paloh brengsek.

Taufik mengatakan hal tersebut diucapkan Rizal di dua stasiun televisi swasta beberapa waktu lalu. Selain itu, Taufik mengatakan, pihaknya juga mengamati setiap unggahan Rizal di media sosial selama diberikan waktu 3×24 jam.

Untuk melengkapi laporannya itu, mereka menyerahkan barang bukti berupa screenshoot ucapan-ucapan Rizal dan rekaman suara Rizal saat menjadi pembicara di acara televisi tersebut.

Laporan terhadap Rizal itu pun terdaftar dengan nomor LP/4963/IX/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 17 September 2018. Rizal dijerat dengan Pasal 310 KUHP dan atau 311 KUHP dan atau Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 ayat 3 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Menanggapi laporan tersebut, Pembina Peradi, Prof.Otto Hasibuan menyatakan jika laporan tersebut salah alamat sebab antara Rizal Ramli dan partai NasDem pernah ada masalah. (una)

Komentar

News Feed