oleh

Jaga Ekosistem Laut, Dandim 1608 Bima Lakukan Ini

-Aneka-1.057 views

Bima | Maraknya beberapa aksi penimbunan laut oleh oknum-oknum tertentu, yang menyebabkan populasi hutan mangrove di Kabupaten dan Kota Bima terancam punah, membuat pemerintah mulai memikirkan upaya-upaya positif yang tepat guna menanganinya.

Berangkat dari keprihatinan tersebut, Dandim 1608 Bima, Letkol Inf. Bambang Kurnia Eka Putra, ditemani Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri beserta kapolres Bima Kabupaten, AKBP Bagus Satrio Wibowo, SIK, melakukan aksi penanaman 2000 pohon mangrove di Jalur Dua (arah pantai Kalaki) Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Sabtu (22/9/2018)

Aksi ini terlaksana berkat kerjasama antara Dandim 1608 Bima dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima, sebagai penyedia pohon mangrove.
Selain itu, aksi ini pun turut diramaikan oleh seluruh anggota Polres Bima, Unsur TNI, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bima, Kepala Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu, Para Kepala OPD (Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima), Camat Palibelo, Kades Panda, guru-guru dan siswa-siswi SDN Palibelo, serta beberapa anggota Kelompok Masyarakat.

Dalam siaran persnya, AKBP. Bagus Satrio Wibowo, S.IK, mengatakan, tujuan diadakannya penanaman pohon mangrove ini adalah sebagai salah satu upaya dalam melestarikan dan menjaga ekosistem pesisir laut.

“Penanaman bibit pohon mangrove ke depanya menjadi lahan konservasi keanekaragaman hayati terhadap lingkungan, yang diwujudkan dalam bentuk efisiensi pemanfaatan sumber daya alam serta peningkatan keanekaragaman hayati,” Ungkapnya.

Bagus menegaskan, keberadaan bibit mengrove ini nantinya akan sangat berguna bagi masyarakat setempat. Pasalnya, pohon mangrove tidak hanya berfungsi dalam meningkatkan populasi ekosistem pesisir laut, tetapi juga mampu mencegah terjadinya abrasi dan tsunami laut dikemudian hari.

“Pelestarian hutan mangrove perlu terus digalakkan diseluruh wilayah pesisir yang ada di tanah air, mengingat Indonesia, merupakan sebuah negara kepulauan dengan banyak pantai.

Hal serupa juga disampaikan oleh Dandim 1608 Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra, Menurutnya, penanaman mangrove di tepi pantai seperti ini bisa membentengi bibir pantai dari abrasi ketika pasang tinggi serta melindungi biota laut yang hidup di bawah pohon mangrove.

“Kedepannya, pihaknya kami akan terus menggalakkan pentingnya penanaman pohon mangrove ini kepada masyarakat, karena kegiatan seperti ini, akan berdampak baik dalam meningkatkan kualitas lingkungan. Kualitas kuantitas serta kuantitas kontinuitas air.
Ini juga, dapat dijadikan sebagai ajang pemersatu di tengah-tengah masyarakat. Ada pohon, ada air, tentunya ada Kehidupan dan kesejahteraan,” Terangnya.

Dilain sisi, Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri menegaskan bahwa, Penanaman pohon mangrove ini merupakan salah satu program pemerintah daerah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan, di mana program ini berorientasi pada perbaikan fungsi ekosistem prioritas di tingkat Kabupaten.

“Program ini sejalan dengan upaya yang sedang dilakukan oleh pemerintah dalam mengintegrasikan pembangunan sektoral dengan daya dukung lingkungan. Untuk itu, melalui aksi penanaman pohon mangrove ini, akan sangat penting guna mendukung serta mewujudkan komitmen pemerintah dalam menurunkan emisi gas rumah kaca, sebesar 26 persen pada tahun 2020 mendatang.”

Indah berharap, semoga melalui aksi ini, bisa mencegah terjadinya abrasi, serta nantinya mampu melindungi dari gempuran pasang gelombang dan memulihkan kembali sektor perikanan.

(Irna)

Komentar

News Feed