oleh

Monumen Tsunami Akan Dibangun Di Lokasi Kuburan Massal

PALU | Pemerintah butuh waktu sekitar dua tahun untuk memulihkan Kota Palu dan Kab. Donggala pasca gempa dan tsunami. Bagi korban meninggal dunia juga akan dibangun monumen kuburan massal.

Pemerintah akan membangun monumen di lokasi kuburan massal. Monumen tersebut kemungkinan dibangun di wilayah yang terdampak paling parah akibat likuifaksi. Tiga wilayah yang paling parah terdampak likuifaksi adalah Petobo, Sigi dan Balaroa.

Nantinya, pemerintah juga akan membangun kembali perumahan untuk merelokasi penduduk yang selamat dari daerah yang mengalami likuifaksi. 

“Itu daerahnya amblas. Jadi nanti akan dibangun permukiman permanen kita siapkan tempat, tapi bukan di daerah itu,” terang Wiranto, MenkopolhukamRI.

Gempa dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala mengakibatkan seribuan orang meninggal. Data terakhir, kata sebanyak 1.648 orang meninggal.

Pemerintah sudah berkoordinasi dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat untuk memproses mayat yang belum ditemukan.
“Satu daerah itu jadi makam massal. Kalau enggak itu bisa meninggalkan penyakit,” ujar Wiran

Komentar

News Feed