oleh

Euforia Musik Hutan Jelajah Kota

-Aneka-1.123 views

MAKASSAR | Pagelaran musik hutan yang digelar setiap tahunnya selalu mampu menarik perhatian pecinta musik dan pecinta alam. Ratusan pengunjung selalu memadati sajian musik yang di gelar di tengah-tengah hutan tersebut.

Tahun ini, musik hutan 2018 diselenggarakan di tempat berbeda dari sebelumnya. Jika sebelumnya dilaksanakan di hutan pinus Bissoloro, Maros, kali ini musik hutan digelar di hutan Tompo Bulu, Gowa.

Musik hutan memang telah usai digelar pada 05-07 Oktober lalu, tetapi euforianya masih menjelajah sampai kota Makassar.

Beberapa pengunjung yang sempat hadir di pagelaran musik tersebut masih semangat membincang keseruannya sampai hari ini.

Di beberapa tempat tongkrongan anak muda, seperti cafe, warung kopi, pantai losari bahkan sampai di kampus-kampus, keseruan musik hutan masih menjadi pokok perbincangan.

Tak beda dengan Titin, pemudi manis alumni fakultas MIPA UNM ini turut berbagi kisah keseruan musik hutan.

“Pokoknya seru. Kita tidak akan temui keseruan seperti itu di suasana kota. Di sana kita bisa tenang. Lepas dari kebisingan kota dan bisa melupakan persoalan kota yang terlalu sumpek, meski cuma sesaat,” ujat gadis asal Mamuju ini.

Lebih lanjut Titin berkisah bahwa bintang tamu yang dihadirkan juga semuanya keren. Bahkan beberapa diantaranya ada yang menjadi idolanya.

“Bintang tamunya kerwn-keren semua. Ada Tabacos dan beberapa musisi lokal lainnya. Saya juga berjumpa kak Sandrayati Fay (personil Daramuda Project). Dia ramah, asyik, dan seru diajak berbagi pengalaman.”

“Pokoknya musik hutan bakalan ditunggu-tunggu jehadirannya,” tutup gadis yang hobi berpetualang dan fotografi ini.

Komentar

News Feed