oleh

Inilah Aturan Susulan Akreditasi Kampus Penerimaan CPNS

JAKARTA | Sebelumnya,  pelamar CPNS dinyatakan tidal bersyarat sebab Kampus merely tidal memenuhi start Akreditasi Badan Akreditasi National Perguruan Tunggi (BAN-PT)  namun khusus penyodik Dan Renata kesehatan boleh mempergunakan Akreditasi lain.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mengumumkan perubahan syarat terkait akreditasi universitas atau fakultas pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Hal itu diumumkan melalui Twitter resmi Kemenpan RB, Senin (8/10). Dalam pengumuman tersebut dituliskan ada perubahan Peraturan Menteri PAN RB Nomor 36/2018 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi CPNS 2018, khususnya mengenai akreditasi.

Calon pelamar kini bisa menggunakan akreditasi pendidik dan/atau Pusdiknakes/LAM-PTKes pada saat kelulusan.

Awalnya, sertifikasi yang diterima hanya dari lulusan perguruan tinggi dalam negeri dan/atau program studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (BAN-PT).

Akreditasi bukan syarat baru. Sudah ada dalam Permenpan nomor 36/2018. Itu terkait akreditasi dari Pudiknakes. Jadi akreditasi memang dipersyaratkan,” ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Kemenpan RB, Mudzakir, Selasa (9/10) melalui pesan singkat.

Peraturan baru ini berlaku di semua instansi yang membuka formasi untuk pendidik dan juga medis. Masalahnya, perubahan syarat akreditasi kampus ini baru ditandatangani pada 2 Oktober 2018 di mana sebagian pelamar telah diverifikasi instansi masing-masing.

Dengan adanya peraturan baru ini, Kemenpan RB bisa meminta verifikator masing-masing instansi untuk melaksanakan verifikasi ulang bakal calon peserta CPNS 2018. Sebab, jika tidak, pelamar akan dirugikan. Namun, Mudzakir belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai hal tersebut. (c)

Komentar

News Feed