oleh

Inilah Jawaban Polisi Atas Tudingan Kejanggalan Pemeriksaan Amien Rais

JAKARTA | Tudingan kejanggalan atas surat panggilan pemeruksaan terhadap H. M. Amien Rais,  Ketua Dewan Kehormatan PAN pada kasus hoax penganiayaan yang dilakukan tetsangka Ratna Sarumpaet,  dijawan Polda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya membantah adanya kejanggalan atas surat pemanggilan Amien Rais sebagai saksi kasus berita bohong tersangka Ratna Sarumpaet.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pada 2 Oktober polisi telah menaikkan status penyelidikan terhadap kasus dugaan pengeroyokan itu ke tingkat penyidikan.

Awalnya, polisi membuat laporan polisi model A karena maraknya kabar yang beredar soal pengeroyokan terhadap Ratna di Bandung, Jawa Barat. Penyelidikan itu ditujukan untuk menangkap pelaku pengeroyokan terhadap Ratna.

Tanggal 2 (Oktober) sudah naik ke penyidikan, sudah ada laporan polisi. Jadi dasarnya bukan penangkapan bu Ratna Sarumpaet. Tanggal 2 itu muncul LP.

Menurut Argo, polisi sudah melakukan penyelidikan sesuai prosedur yang berlaku.
“Sudah (Sesuai prosedur). Melalui penyelidikan, proses penyelidikan seperti apa, kemudian muncul laporan polisi,” tuturnya.

Polda Metro Jaya sendiri baru menangkap Ratna pada 4 Oktober di Bandara Soekarno-Hatta setengah jam sebelum Ratna berangkat ke Chile.

Seperti diberitakan,  Amien Rais pagi tadi saat bertanding ke Polda Metro Jaya memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi atas tersangka Ratna Sarumpaet menyatakan ada kejanggalan atas surat panggilan terhadap dirinya tertanggal 2 Oktober 2018 sementara Ratna Sarumpaet ditangkap tanggal

Komentar

News Feed