oleh

Miris! Bisnis Amunisi Libatkan Oknum Petugas

-Daerah-1.237 views

TIMIKA | Terkuak, oknum petugas keamanan diduga kuat menjadi penjual amunisi dan tertangkap di bandara. Kini,  Komnas HAM telah melaporkan kasus dimaksud ke institusi bersangkutan.

Diketahui, seorang warga berinisial RW sebelumnya tertangkap tangan petugas keamanan bandara Mozes Kilangin Timika membawa sebanyak 153 butir amunisi, 10 September lalu. Dari tangan RW, polisi juga menyita uang tunai sebesar 110 juta rupiah dan dua unit telepon selular.

Hal ini dijelaskan Kepala Sekertariat Komnas HAM Perwakilan Papua Frits Ramandey kepada wartawan di Jayapura, Rabu (10/10/2018).

Frits mengakui, dugaan itu muncul berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan pihaknya terkait kasus temuan ratusan amunisi itu. “Kami sudah punya dua data dan terbukti ada oknum aparat keamanan yang terlibat dalam proses penjualan amunisi,” tegasnya.

Komnas HAM Perwakilan Timika telah menyerahkan data tersebut kepada pimpinan instutsi terkait untuk ditindaklanjuti. “Ini oknum masih aktif bukan disersi. Bahkan, oknum ini juga diduga kuat sudah beberapa kali menjual amunisi,” tambahnya.

Firts berharap, pimpinan institusi terkait bisa mengungkap oknum aparat keamanan yang terlibat penjualan amunisi itu dalam waktu yang tak lama.

“Dalam kasus Timika ditemukan 153 butir amunisi. Jika satu butir satu kepala, berarti ada 153 kepala. Ini memang tugas berat, karena bisa jadi oknum tersebut masuk dalam sindikat kejahatan,” imbuhnya tanpa merinci institusi oknum tersebut. (A. Aso

Komentar

News Feed