oleh

Komitmen Hadirkan Angkutan Umum Berkeselamatan, Ini Dilakukan Dirjen Perhubungan Darat

Bekasi | Kehadiran angkutan umum yang nyaman dan selamat adalah tuntutan layanan dewasa ini. Hadirnya berbagai permasalahan angkutan umum di Indonesia salah satunya adalah belum maksimalnya penyedia jasa transport dalam pemenuhan standar minimal layanan angkutan umum.

Tidak dipungkiri bahwa akhir akhir ini beberapa kejadian kecelakan bus umum selama ini kalau bukan disebabkan oleh human error pasti pemenuhan standart keselamatan.

Sebagai institusi yang bertanggung jawab dibidang pembinaan sarana dan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mulai hari ini melaksanakan pengawasan terhadap pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Operator Bus Pariwisata.

“Sesuai instruksi Bapak Dirjen Perhungan Darat, Hari ini jajaran Perhuhungan Darat termasuk teman teman di daerah melalui Dishub prov, Kabupaten/kota dan BPTD melakukan inspeksi ke seluruh PO Bus baik AKAP, AKDP, dan Pariwisata”. Ujar Syafrin Liputo selaku Kasubdit Angkutan Orang Direktorat Angkutan dan Multimoda.

Lanjut Syafrin juga sebagai Sekretaris Umum IKAALL mengatakan bahwa “amanat Peraturan Menteri Perhubungan nomor PM 28 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, sudah 3 tahun sejak dikeluarkan masih belum maksimal, olehnya pengawasan pemenuhan SPM bagi Perusahaan Bus kami intensifkan dan massive”.

Pengawasan SPM angkutan Pariwisata ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan, keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan bus pariwisata.

Pengawasan dilaksanakan guna mememeriksa pemenuhan perusahaan bus pariwisata terhadap aspek keamanan, keselamatan, kenyamanan, kesetaraan, keterjangkauan dan keteraturan dalam pelayanan angkutan pariwisata.

Kami berharap dengan dilakukannya pengawasan SPM secara intensiv dan massive, para operator perusahaan angkutan bus pariwisata menjadikan keselamatan sebagai budaya perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa angkutan, ujar Syafrin. (BN)

Komentar

News Feed