oleh

Historiografi Peradaban Indonesia; Jalan Panjang Menjaga Keutuhan NKRI.

-Aneka-748 views

Makassar | Histobiografi adalah kajian mengenai metode sejarawan dalam pengembangan sejarah sebagai disiplin akademis, dan secara luas merupakan setiap karya sejarah dijadikan sebagai topik diskusi tertentu.

Serikat Mahasiwa Penggiat Konstitusi dan Hukum (Simposium) melaksanakan fokus group diskusi mengupas sejarah panjang peradaban dalam hal menjaga keutuhan NKRI. Kamis (18/10) di Hotel Remcy jln Boulevar.

Muhammad Firman Ketuan Umum Simposium menjelaskan bahwa “adanya miror evect (pembalikan fakta) sehingga mengharuskan kita untuk mengupas dan mengkaji kembali sejarah panjang bangsa indonesia”.

Lanjut Firman, “Hal yang wajar bagi kita saat ini untuk merawat dan menjaga keutuhan NKRI yang sedang dilanda konflik terutana konflik politik dan kepentingan”

Pada kegiatan FGD tersebut di pimpin oleh beberapa narasumber yakni Prof. Dr. H. Darussalam Syamsuddin, M.Ag, dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin , Dr. Suriadi Mappangara, M.Hum ketua jurusan sejarah Univ. Hasanuddin, Imran Eka Saputra Ketua KNPI Prov. Sulsel, Dr. Firdaus Muhammad pengamat politik. Sementara yang mengatur jalannya diskusi yaitu Dr. Buhari, S.Pd.,M.Pd selaku modetator.

Dr Buhari selaku moderator mengantar diskusi tersebut dengan mengutip tesisnya Samuel H Tingtong “pasca Perang Dingin, dunia akan lebih banyak di dominasi oleh dinamika politik yang terjadi antara peradaban, hal yang paling di khawatirkan adalah terjadinya benturan peradaban”.

Sementara Prof. Darussalam menyampaikan bahwa “untuk menjaga keutuhan Negara tentu kita harus paham Indentitas Bangsa”.

Lanjut Darussalam, “Adanya asimilasi (percampuran dari paham baru) ideologi yang menyebabkan terjadinya polemik kebangsaan di Negara ini sehingga untuk generasi saat ini mengalami kehilangan nilai kebangsaan”.

Di sesi selanjutnya, Buhari mengutip pidato Bung Karno pada saat di gedung PBB kala itu, “ada tiga ideologi besar dunia yaitu kapitalis, sosialis, dan pancasila”.

Indonesia merupakan negara yang berideologikan Pancasila yang mengandung beberapa nilai yakni Nilai Ketuhanan, Kemanusia, Persatuan, Keadilan dan Kerakyatan.

Komentar

News Feed