oleh

Berkedok Turis WNA Polandia Jadi Tersangka Makar

PAPUA | Seorang WNA asal Polandi,  JFS segera diajukan sebagai pesakitan dengan tuduhan Makar yang terjadi akhir Agustus 2018 lalu bersama dua warga Indonesia.

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua akhirnya menuntaskan penyidikan kasus makar yang melibatkan warga Polandia berinisial JFS. Berkas perkara tersangka JFS pun telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh pihak Kejaksaan Tinggi Papua.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Mustofa Kamal dalam keterangan persnya di Markas Polda Papua, hari ini Jumat (19/10/2018).

Kamal mengatakan, berkas perkara JFS dinyatakan lengkap oleh pihak Kejaksaan pada Rabu (17/10/2018). Lanjutnya, penyerahan tersangka dan barang bukti atau tahap 2 rencananya akan dilakukan pada pekan depan.

Ia juga menegaskan, JFS dijerat Pasal 106, 110, dan 111 KUHP tentang makar Junto pasal 53 dan Pasal 54  KUHP tentang percobaan tindak kejahatan.

“Akibat perbuatannya, JFS terancam pidana hukuman 20 tahun kurungan penjara atau maksimal seumur hidup,” tambahnya.

Diketahui, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua menetapkan turis Polandia berinisial JFS sebagai tersangka dugaan kasus makar pada 29 Agustus 2018. Selain JFS, Polda Papua juga menetapkan dua warga berinisial SM dan NW sebagai tersangka kasus kepemilikan ratusan amunisi ilegall.

Dari hasil penggeledahan, timsus Polda Papua menemukan satu unit telepon seluler, sejumlah dokumen tentang Papua merdeka serta 139 butir amunisi terdiri dari 104 butir amunisi kaliber 5.56 millimeter dan 35 butir Amunisi kaliber 9 millimeter. (a. Aso) 

Komentar

News Feed