oleh

“Hujan Debu” Terus Guyur Warga, Bupati Gowa Diminta Peduli

-Daerah-1.248 views

GOWA | Kontraktor pembangunan tribun discovery lapangan Syech Yusuf bersikap manaurus dengan keluhan warga akibat guyuran debu dari pekerjaan proyek dimaksud Bupati Gowa diminta respon. .

Padahal ditengarai ASN dan kantor Bupati Gowa ikut menikmati debu akibat pembangunan tribun discovery. “Harusnya bupati dapat menegur kontraktor agar lebih dulu melakukan penyiraman agar armada pengangkut timbunan tidak menimbulkan dampak polusi, ” ujar Hartai,  seorang wajib pajak merasa terganggu akibat debu bertembangan saat mengurus perpanjangan STNK di Samsat Gowa. (19/10).

Seperti diberitakan sebelumnya jika pengguna jalan diseputaran masjid Agung Syekh Yusuf, Kab. Gowa mengeluhkan pekerjaan kontraktor pembangunan tribun discovery Syech Yusuf.

Warga disuguhi debu bertebaran hampir setiap saat hingga pengancam kesehatan akibat kerja kontraktor yang tidak melakukan antisipasi dan bekerja sembrono mengantisipasi pencemara udara.

“Pembangunan tribun discovery yang menghabiskan pundi-pundi PAD Pemkab Gowa mendekati angka Rp 14 M ini seharusnya mempertimbangkan efek pencemaran udara, “ujar Rifai, seorang warga yang merasakan terganggu akibat polusi udara.

Dikatakan, pihak kontraktor jangan mengejar deadline penyelasaian pekerjaan yang akan berakhir Desember 2018 ini dengan mengenyampingkan efek kesehatan warga dari akibat menghirup udara tak segar.

Warga yang berdomili di Macanda yang mengaku hampir tiap hari melewati jalan dimaksud menuju aktifitanya berharap agar pihak berkompoten menegur kontraktor atau pelaksana pekerjaan PT Cipta Bahagia Utama bersangkutan untuk melakukan penyiraman material jalan dan timbunan.

Hingga saat ini keluhan pengguna jalan tak dihiraukan pihak PT Cipta Bahagia Utama dan tetap melakukan aktifitas tanpa memikirkan efek dampak “hujan debu” dari pekerjaan proyek tersebut.

Beberapa warga lain  juga berharap pekerjaan tribun discovery lapangan Syech Yusuf dapat mengeleminir dampak buruk polusi udara. Bagaimana pak bupati (**)

Komentar

News Feed