oleh

Polisi Gagalkan Penyelundupan Bibit Lobster

KUPANG | Aparat kepolisian melalui Direktorat Polair Polda NTB, mengamankan 5.203 bibit lobster. Dari jumlah bibit lobster tersebut  terdiri dari  2.062   bibit lobster jenis  mutiara dan  3.141 bibit loster jenis pasir. Pelaku asal Banyuangi,  Jawa Timur kini ditahan untuk mempertanggujawabkan perbuatannya.

Kombes Pol. I Made Sunarta, SE, MH,  Direktur Polairud Polda NTT Jumat (19/10/2018) pagi menegaskan penangkapan tersebut berawal dari kecurigaan polisi terhadap barang bawaan pelaku bernama Ahmad Juwani, 48 tahun berupa satu kardus dan satu rangsel dengan menumpang satu buah sepeda motor ojek.

Ketika pelaku masuk ke wilayah pelabuhan dengan menumpang sepeda motor ojek, langsung distop petugas untuk dilakukan pemeriksaan.

Setelah menjalani  pemeriksaan dengan membuka barang bawaan dari pelaku asal  Banyuwangi, Jawa Timur ini,  diketahui satu barang berupa  kardus yang dibungkus dengan plastic hitam  ditemukan didalamnya  puluhan bungkus plastik berisi air  didalam plastic tersebut terdapat ribuan bibit lobster.

Hasil pemeriksaan sementara ribuan bibit lobster tersebut diambil oleh tersangka dari Desa Sengkol, Kabupaten Lombok Tengah dan rencananya akan dibawa diseludupkan  ke pulau Bali.

Setelah pihak Polair menyakini pelaku menyeludupkan bibit lobster, yang bersangkutan akhirnya di bawa ke Mako Dit Polair bersama barang bukti ribuan bibit lobster untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selain menahan tersangka dan barang bukti bibit lobster, Polisi perairan  juga mengamankan satu buah tas rangsel milik tersangka, serta memeriksa saksi tukang ojek yang ditumpangi pelaku.

Atas perbuatannya tersangka melanggar UU RI No.31 Tahun 2004 tentang perikanan sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara dan denda paling banyak  Rp1,5 milyar.

Komentar

News Feed