oleh

Tolak Penggusuran, Berikut Poin Kampanye Pedagang Kaki Lima

-Peristiwa-753 views

 

MAKASSAR | Isu penggusuran pedagang kaki lima yang berada di jalan AP Pettarani, depan hotel La Macca Universitas Negeri Makassar semakin mencuat.

Hal ini diperkuat dengan menyusulnya surat penyampaian kedua yang dikeluarkan pihak UNM pada tanggal 19 Oktober 2018 lalu.

Menanggapi hal tersebut, puluhan pedagang bersama beberapa organisasi melakukan aksi kampanye tolak penggusuran. Kampanye ini dilakukan di depan lapak pedagang pada hari Senin, (22/10/2018).

Menurut beberapa pedagang, penggusuran bukan solusi terbaik. Mereka akan luntang-lantung karena tidak memiliki mata pencaharian lagi.

“Kalau digusur lapak ku, mau ka makan apa kodong. Tidak ada pekerjaan lainku selain menjual,” ujar salah satu pemilik lapak.

Aksi kampanye solidaritas tolak penggusuran PKL

Massa aksi yang tergabung dalam Solidaritas Tolak Penggusuran Pedagang Kaki Lima ini mengusung tiga poin pokok dalam kampanyenya :

1. Tolak upaya rencana penggusuran PKL.

2. Hentikan segala bentuk tindakan perampasan ruang hidup.

3. Mengutuk keras tindakan rektor UNM yang mengeluarkan surat penyampaian yang diluar wewenangnya.

Sebanyak 22 organ tergabung dalam aliansi ini. Mereka kokoh satu suara menolak penggusuran dan perampasan ruang hidup bagi masyarakat.

Aksi kampanye ini dimulai pukul 10:00 WITA dan dikawal oleh beberapa aparat kepolisian.

Solidaritas Tolak Penggusuran PKL :

LBH MAKASSAR, KPA SULSEL, STIGMA, WALHI SULSEL, FOSIS UMI, BEM UNM, FMN MAKASSAR, KOMUNAL, DEMA UIN, BARA-BARAYYA SQUAD, LAW UNHAS, PMII RAYON FAI UMI, UKPM UH, BEM FIS UNM, SMI, FMK MAKASSAR, FORMAKAR, PEMBARU SULSEL, SRIKANDI, FAPERTA UH, FPPI, LESBUMI.

Komentar

News Feed