oleh

Brifing, Begini Ketegasan Kalapas Kelas 1 Makassar Soal Penguatan Bidang

MAKASSAR I Kepala Lapas Kelas I Makassar menggelar rapat penguatan Bidang terhadap permasalahan yang di alami sebulan terakhir

Adapun kegiatan dilaksanakan di ruang kerja Kepala satuan Lapas Makassar pada bulan Oktober ini. Selasa (23/10/18)

Beberapa pokok permasalahan yang diuraikan Kalapas Makassar, Budi Sarwono, mengenai kebersihan halaman lapas, zero Halinar Lapas, pelayanan kunjungan, dan penguatan keamanan di Pos kunjungan. Serta berita yang masih hangat, tewasnya Akbar Dg Ampuh di Kamar Isolasi Lapas Kelas I Makassar

Budi Sarwono, menegaskan bahwa mengenai kebersihan halaman. ” untuk kegiatan kerja. Selokan di halaman lapas tolong diperhatikan. jika perlu saya sendiri yang turun jika giat saja tidak bisa.

“Saya tidak peduli jika WBP tersebut tinggal di rumah saya ataupun di blok hunian sekalipun. Tetap semua dikasih pengarahan dan diberikan uraian tugas pembersihan halaman oleh giatja” kata kalapas.

“Untuk bidang Kamtib, Di P2U tolong disterilkan jangan banyak orang bergerombolan di sana. Dan tolong diingatkan untuk pegawai yang bertugas, tidak usah duduk di depan pintu 2 jika perlu kita harus berdiri untuk melayani.

Kita lapas kelas 1 tetapi kenyataanya justru malah barang masuk tidak karuan. Bu Dirjen Pas pernah menantang lapas rutan se-Sulsel tunjuk tangan siapa yang Lapas dan Rutan bersih dari zerohalinar, tetapi tidak ada yang berani.

Maka dari itu kita Lapas 1 harus memberi contoh pada Lapas/Rutan yang lain di Sulsel ini” tambah budi mengenai zerohalinar dan penguatan pelayanan kunjungan.

Selanjutnya Budi juga menerangkan bahwa mengenai kejadian Dg Ampuh harus dituntaskan dengan baik. “jika ada kejadian seperti kemarin kita harus kompak. Meskipun tidak ada Kalapas.

Kita sebagai pejabat eselon 3 ataupun 4 kompak mengatasi kejadian tersebut. Jadi saya minta tolong kita tuntaskan kejadian tersebut sampai laporannya selesai. Dan juga saya minta tolong untuk selanjutnya kekompakan dan kebersamaan harus selalu dijaga.

Jadi begitu ada kejadian harus disterilkan dulu tempatnya. Jika perlu tipikor di usir saja jika mengganggu area investigasi polisi. Saya mohon ada kepedulian terhadap pekerjaan dan Kantor kita. Biar pihak yang bertanggung jawab menangani hal tersebut.  Selain itu untuk narapidana yang asimilasi tetap dicek dan diperhatikan” lanjut Budi mengenai penanganan kejadian tersebut.(**)

Komentar

News Feed