oleh

Pembangunan Jembatan gantung Digeser, Ketua Komisi 3 DPRD Luwu Utara Geram

Luwu Utara l Pembangunan jembatan gantung yang sejak dulu sangat di harapkan kampung Cedde dusun Tamboke dan sudah sekian lama dinantikan agar hasil bumi yang ada di seberang sungai Kanjiro bisa di angkut dengan mudah meskipun sedang musim penghujan.

Hal tersebut dikatakan salah seorang warga dusun Tamboke yang tidak ingin disebut namanya saat di temui pada minggu 28/10/2018.

“Tapi pak kok di geser pembangunannya Jalan taninya kan di sini Kok bisa di geser jauh kekanan. Mungkin cuma karena ada tambang atau kena batas pagarnya Aji. Lanjut ibu tersebut sambil menujuk jalan tani yang biasa di lewatinya saat hendak ke kebunnya di seberang sungai.

Awak media pun menelusuri jalan tani yang di tunjuk tadi ternyata benar adanya pembangunan jembatan gantung tersebut bergeser sekita lebih kurang 50 meter dari jalan tani tersebut, bahkan sempat membelahlahan yang tingginya sekitar 6.M
Untuk membangun pondasi jembatan bahkan terlihat jelas dalam gambar jalan buntu yang akan di lalui menuju jembatan gantung tersebut.

Menurut Suaib Mansur. Kadis PUPR
Luwu utara. Masalah tersebut insya Allah akan kami carikan solusinya untuk tahun ini kan baru pembangunan bagian bawah insya Allah tahun depan kita upayakan pembangunan bagian atas nya berikut kita upayakan pembangunan jalan taninya juga.

Menurut Karemuddin Ketua Komisi 3 DPRD Luwu utara. Seharusnya jembatan yang di buat itu berdasarkan kebutuhan masyarat dan seharusnya jembatan di buat kalau ada jalannya, kalau tidak ada jalannya siapa yang mau lewat di situ. Kata Karemuddin nada geram

Penulis. Mursalin Mansyur

Komentar

News Feed