oleh

Timgab Polres Gowa Ringkus Terduga Pelaku Curnak

-Daerah-328 views

GOWA.I. Tim gabungan Unit Reskrim Polsek Bontomarannu, Unit Reskrim Polsek Somba Opu dan tim anti bandit Polres Gowa akhirnya berhasil meringkus 2 orang terduga pelaku pencurian ternak sapi, yang meresahkan warga Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa.

 

Kasubag Humas Polres Gowa AKP. M Tambunan pada konferensi pers siang tadi menjelaskan, kedua terduga pelaku yang berhasil diringkus pada Minggu (04/11) pukul 00.30 wita kemarin diantaranya BM (40th), seorang buruh harian beralamat di Borong Bulo Desa Sokkolia Kec. Bontomarannu Kabupaten Gowa, dan MR (45th) juga buruh harian warga Kamp. Beru Ds. Kampung Beru kec. Polong Bangkeng Utara Kab. Takalar.

Menurutnya, BM yang merupakan otak dalam aksi curnak ini terpaksa harus menghembuskan nafas terakhirnya, karena saat dilakukan penangkapan dan pengembangan untuk penunjukan pelaku lainnya, BM melakukan perlawanan dan melarikan diri sehingga petugas terpaksa harus melepaskan tindakan tegas terukur, yang mengakibatkan BM kehabisan darah saat perjalanan ke RS Bhayangkara.

“Jadi, sejak tahun 2015, para terduga pelaku telah mencuri sebanyak 28 ekor sapi di dua Kabupaten sekaligus, yaitu di Gowa danTakalar. 15 ekor diantaranya adalah sapi yang dicuri di wilayah Kecamatan Bontormarannu Gowa,” terang Kapolsek Bontormarannu AKP. Robert Naro didampingi Kasubbag Humas AKP. M Tambunan saat menggelar press conference, Senin (05/11) siang di halaman Polres Gowa.

Menurut MR saat ditanya polisi, dirinya tidak mengetahui jumlah transaksi setiap penjualan sapi hasil curiannya. “Saya tidak tahu berapa harga pastinya setiap sapi yang dijual. Yang pasti saya diberi upah antara Rp.1 juta hingga 1,5 juta setiap selesai transaksi ,” aku MR seperti disampaikan Kasubag Humas Polres Gowa.

Dihadapan Polisi,, MR mengaku dia hanya membantu BM untuk mencuri ternak sapi milik warga. “Kalau ternaknya sudah berhasil dicuri, kami pun mengamankan dan mengikat sapi tersebut di dalam hutan selama 3 hari sebelum sapinya dijual,” jelas MR seperti disampaikan AKP.M.Tambunan

Masih penjelasan Kasub Humas Polres Gowa, rupanya MR juga positif menggunakan Narkotika jenis Shabu saat dilakukan penangkapan. “Iya, hasil dari penjualan ternak, biasa kami gunakan untuk membeli Narkoba atau Miras, dan juga untuk bermain judi,” jelas MR.

Sejumlah barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku, 1 Unit Mobil L300 DD 8361 M, 2 unit HP milik pelaku terduga BM dan MR, dan seutas tali yang digunakan untuk mengikat sapi.

“Jadi, setelah pengembangan ternyata ada 5 orang pelaku Curnak ini. Jadi kami himbau bagi ketiga orang yang menjadi DPO agar segera menyerahkan diri tanpa perlawanan apapun, karena kami telah mengetahui identitas masing-masing dan tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas terukur bagi para pelaku,” tegas Kasubbag Humas Polres Gowa sambil menyebut terduga diancam akan dijerat Pasal 363 (1) dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.- **.-

Komentar

News Feed