oleh

Sadis, Satu Keluarga Dibantai, Inilah Motifnya

BEKASI | Pembunuhan satu keluarga terjadi Senin malam (12/11) gegarkan warga Jatirahayu, Pondok Melari, Bekasi, Jawa Barat. Polisi telah mencokok pelaku bernama Haris Simamora namun barang buktu linggis digunakan dan diduga dibuang ke Sungai  Kalimalang terus diendus petugas.

Jajaran Kepolisian Daerah Metro Jaya menerjunkan sejumlah penyelam untuk mencari linggis yang dipakai tersangka pembunuhan. Linggis itu diduga telah dibuang di kawasan Kalimalang, Bekasi,

Haris menghabisi korban Diperum Nainggolan (38) dan Maya Ambarita (37) menggunakan linggis yang didapat di rumah korban. Lalu kedua anak korban, Sarah Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7) dibunuh dengan cekikan di leher.

Kejadian baru diketahui keesokan paginya saat tetangga korban melihat korban terkapar bersimbah darah.
Berdasarkan penyidikan, Haris melakukan pembunuhan karena dendam dengan korban. Ia sering dimarahi oleh korban yang merupakan keluarganya.

“Pelaku sakit hati karena korban sekarang mengelola kos-kosan. Beberapa waktu lalu pelaku yang mengurus kos-kosan ini. Pelaku juga sering dimarahi, dibilang tak berguna,”  ujar Wakapolda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya,kemarin (16/11).

Usai melakukan olah TKP, polisi segera menelusuri jejak pelaku yang diduga orang dekat korban dan menemukan mobil korban di sebuah indekos di Cikarang, Jawa Barat, polisi mendapat informasi pelaku berada di Garut, Jawa Barat.

Pelaku kemudian diringkus kepolisian di Garut, Rabu (14/11). Saat itu ia sedang beristirahat di saung untuk persiapan naik gunung. Di tas Haris, polisi menemukan kunci mobil milik korban yang dia bawa kabur. Haris diketahui merupakan adik Maya Ambarita, istri Diperum Nainggolan. (+/isio libran)

Komentar

News Feed