oleh

Tindakan Asusila Terhadap Guru Honorer Berbuntut Panjang

MATARAM | Nasib malang dialamatkan ke Baig Nuril, mantan guru honorer di SMAN 7 Mataram, NTB. Ia ibarat jatuh tertimpah tangga pula setelah mengalami pelecehan seksual kemudian divonis bersalah telah menanggar UU ITE.

Namun, perlawanan dilakukan dengan  melaporkan mantan Kepala Sekolah SMAN 7 Mataram, Muslim, ke Polda NTB hari ini (19/11) dengan sangkaan kasus dugaan perbuatan asusila.

Nuril sebelumnya menjadi sorotan publik setelah rekaman pembicaraan tak senonoh Muslim kepada Nuril terungkap. Rekaman itu tersebar di kalangan pegawai SMAN 7 Matraman.

Nuril membantah jika dirinya menyebarkan rekaman itu. Namun ia bicara kepada Imam Mudawin, rekan kerjanya perihal perilaku Muslim dan rekaman tersebut.

Beberapa waktu kemudian Imam mendesaknya Nuril agar diperbolehkan menyalin rekaman. Setelah itu, rekaman tersebar ke pegawai di sekolah.

Muslim kemudian melaporkan Nuril ke Polres Mataram atas dugaan melanggar Pasal 27 ayat (1) UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Nuril kemudian dibawa ke pengadilan atas kasus tersebut.

Untuk laporan terhadap Muslim, Nuril menyiapkan beberapa barang bukti “(Diantaranya) fakta persidangan (dari putusan Pengadilan Negeri Mataram) dan rekaman,” kata Nuril.

Komentar

News Feed