oleh

Pembunuh Mantan Wartawan Rakyat Merdeka Terendus Lewat Handphone

JAKARTA | Nurhadi, pelaku pembunuhan sadis terhadap Abdullah Fithri Setiawan (43) atau yang biasa dipanggil Dufi, ditangkao jajaran Ditreskrim Polda Metro Jaya. Motif pembunuhan masih didalami.
M Nurhadi (35), seorang karyawan swasta. diendus petugas melalui handphone di pencucian motor Omen di Kel. Bantar Gerbang. Penangkapan tersebut dilakukan oleh pihak Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
“Prinsipnya Polda Metro membantu Polres Bogor dalam ungkap pelaku mengingat korban ada (tinggal di wilayah hukum) Polda Metro Jaya dan pelaku juga di wilayah Polda Metro Jaya,” ujarn Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono melalui keterangan tertulis, Selasa (20/11) .
Pembunuh sebelumnya menaruh jenazah korban di dalam sebuah drum plastik berwarna biru di kawasan industri Kembang Kuning, Kampung Narogong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Minggu (18/11).
Nurhadi ditangkap di dekat cucian motor Omen yang berada di belakang Kelurahan Bantar Gebang, Bekasi, sekitar pukul 14.30 WIB. Nurhadi juga diketahui tinggal di wilayah Bekasi.
Dari penangkapan itulah diketahui jika pembunuhan terhadap Dufi dilakukan oleh Nurhadi di sebuah rumah kontrakan milik Laksmi yang berada di Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Bogor. Dia dibunuh pada pukul 14.00 WIB, Sabtu (17/11).
Setelah Dufi dipastikan tidak bernapas lagi, Nurhadi pun memasukan mayatnya ke dalam drum plastik warna biru di kawasan Klapanunggal, Bogor. Jenazah Dufi ditemukan pada Minggu (18/11) pagi oleh seorang pemulung.
Saat digeledah, Argo mengatakan ditemukan telepon genggam, SIM, kartu ATM dan buku tabungan yang merupakan milik Dufi.
Sementara Direksi TvMu (TV Muhammadiyah) membantah jika Dufi adalah wartawan TvMu. “Bersangkutan adalah tenaga freelance saler marketing” tulis keterangan pers pihak TvMu.
Dufi, beberapa saat lalu diketahui pernah bekerja sebagai wartawan Rakyat Merdekan dan Berita Satu sebelum bekerja di TvMu dan mendapat apresiasi positif bekerja selama lebih setahun.
Nurhadi pun dijerat dengan Pasal 340 subsider 338 dan atau Pasal 365 ayat (3) sub pasal 363 dan atau pasal 480 KUHP. dan kasus ini dilimpahkan ke Polres Bogor.

Komentar

News Feed