oleh

Begini Klarifikasi Polri Soal Salam Dua Jari Sang Jenderal

JAKARTA | Mendapat sorotan Indonesia Polisi Wacth (IPW) berkaitan salam dua jari yang dikaitkan simbol calon presiden nomor urut 02, dijelaskan bila salam ibu dan telunjuk jari membentuk huruf L diartikan Lampung.

Kepala Biro Penerangan Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo membantah institusinya tidak netral dalam pemilihan umum (pemilu). Seperti yang viral diberitakan bahwa ada dua jenderal yang mendukung salah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Polri sesuai dengan undang-undang dan arahan Kapolri, netral dalam kontestasi pemilu 2019,” ujarnya seperti diberitakan JawaPos.com.

Adapun dugaan ketidaknetralan Polri sebelumnya, lantaran beredar foto Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir dan Mantan Wakapolda Lampung Irjen Pol Ike Edwin menunjukkan jari jempol dan telunjuk disertai tulisan, ‘Maaf kami sudah sadar, Prabowo-Sandi Yesss’.

Dedi mengatakan, foto itu terbilang foto lama yang dambil sekitar Juli 2017 lalu. “Itu saat Korp Raport kenaikan pangkat Kombes Pol Tomsi ke Brigjen,” ucapnya.

Adapun jari telunjuk dan jempol yang diperlihatkan merupakan lambang ‘L’ yang mengartikan Lampung. Mereka menunjukkan itu lantaran sama-sama berasal dari Lampung.

Tomsi dan Ike terbilang saudara kandung dari Lampung. “Pak Tomsi sama Pak Ike Edwin itu sama-sama satu saudara, saudara kandung orang tuanya itu,” imbuhnya.

Bahkan kata Dedi, mereka dengan mantan Kapolda Lampung sebelum Ike, Irjen Pol Edward Syaf Pernong merupakan keturunan Raja Lampung.

“Jadi Pak Tomsi, Pak Ike edwin dan Pak Edward Safernong mereka keturunan Raja Lampung,” pungkas Dedi.

Komentar

News Feed