oleh

Pembangunan “Tembok Berlin” Diduga Ditopang Pejabat

GOWA | Pembangunan objek wisata di pagari “Tembok  Berlin” di Kel.Pangkabinanga, Kec.Pallangga, Kab.Gowa, Sulsel, terus berlanjut tanpa kendala dengan dugaan tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Aneh, tak ada bisa merobohkan minimal menghentikan, termasuk Bupati Adnan Puricha IYL tidak bersikap.

Menelisik pembangunan objek wisata telah dilayangkan dua pucuk surat teguran dari Dinas PU Gowa melalui Bidang Tata Ruang dan Pemukiman namun tidak tidak diindahkan oelh AH, pemilik bangunan.

Padahak, bangunan dimaksud diduga berdiri di atas DAK (Daerah Aliran Sungai) tepatnya di bantaran Sungai Je’neberang dengan melabrakPeraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat no.28/PRT/M/2015.

Menurut salah satu warga sekitar lokasi  mengatakan bahwa pekerjaan bangunan ini sempat berhenti beberapa hari dan pintu pagar keluar masuknya kendaraan yang memuat bahan materialnya ditutup.

Tapi tak berselang  lama kemudian aktifitas para pekerja berlanjut sembari berucap, “Bangunan ini banyak menuai sorotan tapi pemilik bangunan ini “kassaki pak” (orang kuat)”, ujar warga sembari menunjuk ke lokasi proyek yang nampak mengoperasikan alat beratnya (eskavator) melakukan penimbunan dibagian dalam pinggiran sungai Je’neberang.

Ditempat terpisah, Andi Yuslah selaku Kabid Pengairan ketika diminta klarifikasinya nampak kebingungan sembari menjelaskan hal yang terkait surat teguran kedua.

Selanjutnya surat teguran ketiga kelak bersifat somasi dan akan diteken oleh Kadis PU Gowa selaku atasan kami, apabila masih tidak mempan maka kewenangan selanjutnya adalah bupati, pungkasnya.

Informasi terhimpun bila “Orang Kuat” dimaksud diduga seorang pejabat di Pemkab Gowa yang memiliki ikatan kekerabatan dengan AH bahkan bertetangga rumah. Siapa pejabat dumaksud? Nantikan hasil investigasi Matarakyatmu.com.(Darwis HAM)

Komentar

News Feed