oleh

Gubernur Sulsel Kaget Banyak Bangunan Tanpa Dokumen Andalalin

MAKASSAR | Pembangunan pusat-pusat perbelanjaan dan perumahan banyak berdiri tanpa mengindahkan Andalalin (Analisa Dampak Lalu Lintas hingga ditengarai menjadi salah satu biang kemacetan.

Pengusaha dalam membangun diperhadapkan masalah ketidaktahuan akibat sosialisasi pemerintah daerah sangat minim soal Andalalin.

Pemerintah lebih mengutamakan mengisi pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dibanding menegakkan regulasi berkaitan Andalalin seperti UU No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta PM No.11 Tahun 2017 merupakan produk hukum yang mengalami revisi hingga tiga kali sejak 2015 lalu.

Banyaknya bangunan “di bibir” jalan tanpa memperhatikan Andalali dan diberi kemudahan mengurus dan memperoleh IMB di jalan-jalan provinsi seperti di sepanjang Jl.Tun Abd Razak Kab.Gowa, membuat Gubernur Nurdin Abdullah, kaget.

“Masa sih. Ini akan menjadi perhatian untuk setiap bangunan diperuntukkan pusat perbelanjaan maupun perumahan agar melengkapi Andalalin,” ujar Nurdin Abdullah saat ditanya Matarakyatmu.com.

Komentar

News Feed