oleh

Mantan Ketua PWI Sulsel Ditahan, Ketua JOIN Sulsel Akan Jaminkan Diri

Saat ini, Subdit 3 sementara berupaya berkordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) untuk membicarakan kesiapan pelimpahan tahap dua kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Sulawesi Selatan (PWI Sulsel), Zulkifli Gani Ottoh yang sebelumnya telah dinyatakan rampung (P21) sejak bulan Oktober 2018.

“Berkasnya sudah lengkap (P21) dan mendekat ini kita akan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kapan kesiapannya untuk menerima penyerahan tersangka dan barang bukti (tahap dua),” kata Sutomo, penyidik Subdit 3 Dutreskrimsus Polda Sulsel seperti termuat di laman Posmakassar.com.

Ia berharap pekan ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) sudah siap untuk menerima pelimpahan tahap dua kasus yang mendudukkan mantan Ketua PWI Sulsel, Zulkifli Gani Ottoh alias Zugito agar kasusnya juga bisa segera masuk ke persidangan.

“Karena kasusnya sudah P21, maka otomatis penanganan selanjutnya ada pada Jaksa,” ujar Sutomo.

Sebelumnya, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel), Salahuddin menyatakan kasus dugaan korupsi penyewaan aset milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) berupa gedung yang terletak di Jalan AP. Pettarani No. 31, Kecamatan Panakukang Makassar dinyatakan rampung (P21).

“Jadi saat ini pada dasarnya kita tinggal menunggu koordinasi dari pihak Polda Sulsel kapan mereka mau menyerahkan tersangka dan barang bukti (tahap dua) ke Kejati Sulsel,” kata Salahuddin.

Menanggapi rencana penahanan tersebut, Ketua JOIN Sulsel yakin tak akan dilakukan penahanan oleh penyidik  mengingat kasus dimaksud telah dinyatakan P21 oleh Kejati Sulsel. “Tinggal berkas perkara dan tersangka dilimpahkan ke JPU,” ujar Rifai.

Jika kemudian kemungkinan terjelek terjadi pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) melakukan penahanan maka perlu memenuhi unsur objektif dan sybjektif. “Selama ini tersangka sangat kooperatif, tak ada lagi menghilangkan barang bukti serta tak mungkin mengulangi perbuatan. “Alasannya apa,” ujar Rifai.

Kalau pun kemungkinan terjelek terjadi dan dilakukan penahanan maka pengurus JOIN Sulsel bersama ratusan anggotanya siao mengajukan diri sebagai penjamin. “Saya dan rekan-rekan akan jaminkan diri sebagai ujud solidaritas,’ ujarnya.

Komentar

News Feed