oleh

“Tembok Berlin” Berdiri Kokoh Tanpa IMB Pemkab Gowa Tak Taat Aturan

GOWA |  Pembangunan objek wisata di bantaran Daerah Aliran Sungai Je’neberang di Kelurahan Pangkabinanga Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa, terus berjalan  tanpa mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

Hal tersebut diakui Kepala Dinas PU H Muhammad Mundoap kepada media ini (26-11-2018).” Bangunan itu liar karena tidak mengantongi IMB,”tegas Mundoap.

Dalam keterangannya, HM Mundoap menegaskan bahwa bangunan liar karena selain tidak mengantongi ijin, juga bukan peruntukannya membangun tempat wisata disekitar DAS dan itu adalah pelanggaran.

Menurutnya, Dinas PU telah bertindak sesuai tahapan tahapan kewenangannya dengan tidak mengeluarkan ijin bahkan upaya mengentikan dengan lisan dan tulisan dalam berkoordinasi dengan pemilik bangunan berinisial AS telah lakukan agar yang bersangkutan tidak melanjutkan pembangunannya.

Akan tetapi, ujar Mundoap, apabila  bersangkutan masih tidak mengindahkan upaya dan teguran kami maka kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak yang berwenang terkait lokasi DAS utamanya Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan-Je’neberang selaku pemilik aset DAS serta pihak pemda selaku pemerintah setempat untuk lebih intens terhadap persoalan ini,

“Kewenangan Dinas PU terkait ijin bidang tata ruang saja dan itu tidak akan kami berikan,” cetus Mundoap.

Lanjut dikatakan, adapun mengenai ijin peruntukan DAS pada lokasi yang dibangun saat ini adalah Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan merupakan kewenangan mutlak Balai dan saya kira kami sepaham bahkan pihak Balai telah menurunkan petugas PPNS nya memantau dilokasi tersebut.

Selain itu, HM Mundoap dalam menyikapi pertanyaan media ini terkait dugaan adanya orang “kassa” (red-kuat) alias dekkeng dibalik pemilik bangunan AS yang diistilahkan oleh khalayak sebagai “Tembok Berlin”.

Ia kembali menegaskan bahwa aturan hukum ataupun Perda yang tidak ditaati itu adalah suatu pelanggaran dan sekarang ini yang banyak orang katakan bahwa hukum itu tajam ke bawah tumpul ke atas tidak demikian di Gowa sembari tersenyum “tutupnya.

Beberapa waktu lalu, Andi Lukman Naba, anggota DPRD Gowa meminta keseriusan pihak Dinas PUPR Gowa segera menghentikan aktifitas pembangunan tersebut tapi tetap tan diindahkan.

(Darwis Ham)

Komentar

News Feed