oleh

Benarkah Angkat Beban Lebih Efektif Mencegah Penyakit Jantung?

Matarakyatmu | Olahraga angkat besi semaki popular pada abad ke-19 karena upaya mengusaha Philadelphia, Alan Calvert. Setelah mendirikan Milo Barbell Company  pada tahun 1902, Alan menciptakan majalah Strength untuk mengiklankan produk dan mempromosikan keutamaan angkat beban.

Olahraga weithlifting atau angkat beban lebih dikenal untuk pembetukan otot. Padahal jika digunakan dengan tepat, olahrga angkat beban juga membantu menjaga kesehatan jantung. Berdasarkan penelitian terhadap12.600 orang dewasa selama lebih dari 10 tahun, peneliti menemukan bahwa latihan ketahanan yang rutin dilakukan setiap minggu dapat menurunkan penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

Seperti yang dilansir dari WebMD, seorang ahli Kardiologi dari Mount Sinai Riverside Medical Group Dr Alon Gitig menyatakana, “Latihan kekuatan tidak hanya membuat (tubuh) anda terlihat bagus tetapi juga memiliki manfaat kesehatan, dan tampaknya berdampak langsung terhadap kesehatan kardiovaskular.

Bahkan penelitian lain menyebutkan bahwa angkat beban lebih baik untuk kesehatan jantung dibandingkan olahraga lari.

Dilansir dari inews.co.uk para peneliti menemukan bahwa terlibat dalam dua jenis kegiatan (statis dan dinamis) dikaitkan dengan 30 hingga 70 persen tingkat yang lebih rendah dari faktor risiko kardiovaskular. Namun, para peneliti menemukan manfaat paling kuat di antara mereka yang lebih muda dan memilih olahraga statis.

“Aktivitas statis lebih bermanfat dari aktivitas dinamis dan pasien yang melakukan kedua jenis aktivitas fisik bernasib lebih baik daripada pasien yang hanya meningkatkan level satu jenis aktivitas,” ujar ahli epidemiologi statis dan asisten profesor di Universitas St George di Grenada, Maia Smith.

Riset lain dari IOWA State University  mengklain angkat beban dalam waktu kurang dari satu jam seminggu dapat mengurangi resiko serangan jantung atau stroke.

“Orang – orang mungkin berpikir mereka perlu menghabiskan lebih banyak waktu untuk angkat beban, padahal angkat beban sebanyak dua set dalam kurung waktu  5 menit sudah bisa efektif,” kata DC Duck-chul Lee, profesor konesiologi di Iowa State University

Lee menambahkan, angkat beban yang tidak terlalu berat memiliki dampak yang sama dengan treadmill.

Cara ini juga membantu mencega obesitas dan memberikan manfaat kesehatan jangka panjang pada berbagai hasil kesehatan. Irma

Komentar

News Feed