oleh

JOIN Minta Manajemen RIC Bertanggungjawab Atas Pemukulan Jurnalis

MAKASSAR | Kekerasan verbal kembali dialamatkan ke jurnalis dan korban adalah Andi Ayatullah yang kerab disapa Noya, reporter Portal Online InputRakyat.co.id. Ia digebuk oknum panitia saat akan meliput event di pelataran parkir utara Trans Studio Mall, Sabtu (01/12/18) malam ini.

Perlakuan tak menyenangkan itu saat dirinya hendak masuk dengan tujuan melakukan peliputan di acara Event Rock In Celebes 2018. Seketika, salah satu pengamanan di pelataran parkir berpakaian berwarna orange mencegat lalu meminta untuk mengencangkan gelang ditangan korban.

Karena tak mau dikencangkan dengan alasan sakit, tiba-tiba Noya digertak dan membentak dengan nada kasar. “Saya digertak dan dibentak karena saya tolak untuk mengencangkan gelang ditangan saya,” kata Noya.

Tak sampai disitu, korban di kepung lima orang rekan pelaku dengan berpakaian seragam berwarna orange. Melihat kondisi itu, Noya memperkenalkan diri dan bermaksud meliput kegiatan ini.

Pengakuan itu tak dihiraukan salah satu pengamanan yang ikut mengepung.”Biar kau wartawan,” ungkap Noya menirukan ucapan salah satu pengamanan yang menggertak dirinya.

Setelah itu, satu diantara lima orang tersebut langsung memukul bagian belakang leher jurnalis produktif ini.

“Karena mendapat perlakuan ini, saya pun meninggalkan lokasi dan tidak meneruskan peliputan pada kegiatan tersebut,” tutupnya.

Menanggapi kejadian tersebut, Jurnalis Online Indinesia (JOIN) melalui Ketuanya, Rifai Manangkasi mengutuk keras perlakuan tetsebut. “Kan, bisa bicara baik-baik jangan main gebuk,” ujarnya.

Lanjut dikatakan, atas kejadian ini JOIN dan korban berencana memperkarakan oknum tersebut dan minta peetanggungjawabab pihak RIC sebagai penyelenggara.”Noya masih dalam perawatan setelah itu baru kita ambil langkah hukum,”ujar Rifai

Komentar

News Feed